Semarang (PANTURATV.ID) - Banyak orang sering mengucapkan istilah good food good mood saat menikmati hidangan lezat kesukaan mereka. Rasa bahagia memang langsung muncul setelah seseorang menyantap makanan yang menggugah selera. Namun, apakah pilihan jenis makanan benar-benar menentukan suasana hati seseorang secara langsung? Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze membenarkan keterkaitan erat antara makanan dan emosi. Beliau menegaskan bahwa asupan nutrisi yang tepat akan menjaga kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Pemilihan jenis bahan makanan berperan sangat penting dalam mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi makanan buruk justru akan memicu berbagai gangguan kesehatan yang berbahaya. Sebagai contoh, konsumsi makanan tinggi natrium atau garam akan menaikkan tekanan darah Anda dengan cepat. Kenaikan tekanan darah tersebut tentu akan memperburuk kondisi fisik serta merusak suasana hati harian. Oleh karena itu, Anda harus memilih menu harian yang kaya akan nutrisi seimbang.
Masyarakat juga sering mengalami kondisi gampang marah atau uring-uringan saat rasa lapar melanda. Dokter Yaze menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan bentuk respons alami dari tubuh manusia. Tubuh memberikan sinyal aktif bahwa sel-sel membutuhkan asupan energi baru untuk beraktivitas. Namun, banyak orang justru menahan rasa lapar demi menjalani program diet yang terlalu ketat. Tindakan memotong porsi makan secara ekstrem akan memicu respons stres berlebihan pada tubuh Anda.

Akibatnya, emosi seseorang menjadi tidak stabil dan mudah meledak saat menghadapi masalah sepele. Padahal, konsep good food good mood sangat bergantung pada ketepatan porsi dan hitungan kalori. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh menyiksa diri dengan cara menahan lapar tanpa perhitungan. Anda wajib menyelaraskan asupan kalori harian dengan tingkat kebutuhan metabolisme tubuh masing-masing.Dengan demikian, tubuh akan mendapatkan energi yang cukup tanpa mengalami stres akibat kelaparan.
Penerapan prinsip good food good mood juga membutuhkan kedisiplinan dalam mengatur jadwal makan harian. Selain itu, pilihlah bahan makanan segar yang belum mengalami banyak proses pengolahan pabrik. Makanan segar memberikan nutrisi optimal yang sanggup meningkatkan produksi hormon kebahagiaan di otak. Bahkan, pemenuhan gizi yang pas akan menjaga kestabilan stamina Anda dari pagi hingga malam. Pada akhirnya, pemahaman mengenai fenomena good food good mood akan membantu Anda mengontrol emosi. Mari kita mulai mengatur porsi makan demi menjaga kesehatan fisik dan kesenangan jiwa!















