Semarang (PANTURATV.ID) - Banyak orang terus menyalahkan asupan makanan saat mereka gagal merampingkan bagian perut mereka. Padahal, pola hidup harian secara keseluruhan juga selalu memegang peran yang sangat penting. Kita sering sekali melupakan berbagai kebiasaan kecil dalam rutinitas keseharian yang berakibat fatal. Akibatnya, rutinitas buruk harian ini sering menjadi penyebab susah turun berat badan. Pakar nutrisi dari India bernama Sudiksha membagikan pandangan barunya untuk menyoroti masalah ini.
Menurut pandangan Sudiksha, lonjakan kortisol membuat tubuh menimbun tumpukan lemak dengan sangat cepat. Tubuh Anda secara otomatis memasuki mode bertahan hidup saat Anda mengalami tekanan mental. Selanjutnya, tubuh segera menyimpan lemak sekitar perut dan pinggul sebagai bentuk perlindungan diri. Oleh karena itu, Anda wajib mengubah pola hidup harian untuk mulai memperbaiki kinerja hormon. Pertama, Anda harus menghindari kebiasaan tidur larut malam karena hal ini memperlambat pembakaran lemak.
Kebiasaan begadang ini sangat mengganggu ritme sirkadian alami dalam fungsi tubuh Anda setiap harinya. Akibatnya, hormon leptin dan hormon tiroid selalu gagal bekerja secara maksimal untuk membakar kalori. Tentu saja, kondisi ini semakin memperparah masalah penumpukan lemak di dalam organ tubuh Anda. Selain masalah tidur, Anda mungkin sedang mengalami kondisi stres kronis tanpa menyadarinya sejak lama. Kondisi mental yang memburuk ini sering menggagalkan usaha Anda dalam mencapai berat badan ideal.
Stres mental selalu memicu peningkatan kadar hormon kortisol fisik secara terus menerus setiap harinya. Kemudian, tubuh langsung merespons dengan menumpuk lapisan lemak tebal pada area perut dan pinggul. Dengan demikian, Anda harus sangat pandai mengelola tingkat stres harian demi menjaga keseimbangan hormonal. Selanjutnya, Anda juga harus berhati-hati saat mengonsumsi camilan sehat dengan kandungan gula yang tinggi. Banyak orang merasa keliru saat mereka memilih produk camilan kemasan praktis di toko swalayan.

Padahal, protein bar dan granola sering menyembunyikan tambahan kalori harian yang sangat tinggi sekali. Selain itu, produk makanan ini justru meningkatkan kadar insulin drastis dalam aliran darah Anda. Pada akhirnya, camilan praktis ini malah menjadi penyebab susah turun berat badan secara keseluruhan. Oleh karena itu, Anda wajib membaca teliti label nutrisi makanan sebelum memutuskan untuk membelinya. Berikutnya, Anda mungkin menjadikan makanan sebagai pelarian utama saat kondisi emosi sedang tidak stabil.
Stres memang sering memicu keinginan makan berlebihan sebagai bentuk mekanisme penanggulangan masalah yang buruk. Selanjutnya, Anda cenderung memilih makanan kaya karbohidrat untuk segera meredakan perasaan cemas dan gelisah. Keadaan ini jelas menunjukkan bahwa sistem saraf Anda sedang mengalami kelebihan beban mental harian. Akibatnya, Anda akan selalu gagal mencapai target ideal dalam menjalankan program diet sehat Anda. Kebiasaan keenam, Anda sama sekali tidak memberi waktu bagi sistem saraf untuk beristirahat tenang.
Ketiadaan waktu istirahat tenang ini merupakan penyebab susah turun berat badan yang paling terakhir. Anda sungguh perlu mencari berbagai cara sehat untuk menenangkan saraf vagus secara konsisten setiap hari. Jika saraf Anda terus tegang, tubuh tidak akan bersedia melepaskan tumpukan lemak yang mengganggu. Kesimpulannya, tubuh Anda sebenarnya hanya sedang berusaha melindungi Anda dari berbagai macam ancaman luar. Oleh karena itu, Anda hanya perlu konsisten mengubah kebiasaan buruk ini mulai dari sekarang.















