Semarang (PANTURATV.ID) - Sarapan pagi seharusnya memberi asupan energi yang cukup untuk memulai aktivitas sehari-hari. Namun, kamu mungkin sering merasa perut kembali kosong meski baru selesai makan. Banyak orang tidak menyadari penyebab cepat lapar setelah sarapan ini setiap pagi. Oleh karena itu, kamu sungguh perlu memperhatikan kembali menu makanan secara saksama. Pemilihan komposisi nutrisi sangat menentukan seberapa lama rasa kenyang itu bertahan nantinya. Selanjutnya, mari kita pelajari daftar makanan apa saja yang memicu rasa lapar.
Pertama, sereal dengan kandungan protein rendah sering menjadi pilihan utama masyarakat modern. Padahal, makanan praktis ini umumnya hanya menyimpan banyak karbohidrat tanpa serat memadai. Akibatnya, sereal manis justru menjadi penyebab cepat lapar setelah sarapan bagi tubuhmu. Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi telur jauh lebih mengenyangkan daripada menyantap sereal. Selain itu, orang yang rutin makan telur juga cenderung membatasi asupan kalori.
Kedua, roti putih dan makanan berbahan tepung olahan juga memiliki efek serupa. Tentu saja, kamu tetap boleh memasukkan roti putih ke dalam menu harianmu. Akan tetapi, pastikan kamu selalu menambahkan sumber protein atau serat yang memadai. Misalnya, kamu bisa memadukan lembaran roti dengan telur dadar dan sayuran segar. Dengan begitu, perut kamu tidak akan meronta kelaparan sebelum jam makan siang.

Ketiga, mengonsumsi donat, pastry, dan kue manis sangat memicu perut cepat keroncongan. Kue manis memang memberikan kenikmatan tinggi saat kamu sedang buru-buru berangkat kerja. Sayangnya, karbohidrat olahan dan gula tinggi terlalu mendominasi komposisi utama makanan tersebut. Sementara itu, kandungan serat maupun protein pada kue donat hampir tidak ada. Karena itulah, hidangan manis ini selalu gagal mempertahankan rasa kenyang secara optimal.
Keempat, banyak orang rutin mengonsumsi makanan ultra-proses yang kurang menyehatkan tubuh mereka. Penelitian menunjukkan bahwa menu ultra-proses sangat meningkatkan respons insulin dan memicu lapar. Terakhir, kekurangan asupan protein merupakan penyebab cepat lapar setelah sarapan yang utama. Padahal, gizi protein sangat membantu lambung menahan lapar dan mencegah keinginan mengemil. Oleh sebab itu, pastikan piringmu selalu memuat telur, sayuran, atau buah segar.
Sebagai tambahan, kamu perlu memilih sumber karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau gandum. Makanan utuh ini selalu memiliki lebih banyak nutrisi dan kandungan serat alami. Dengan demikian, organ pencernaan selalu memerlukan waktu lebih lama untuk memproses makanan. Hasilnya, rasa kenyang bertahan lebih maksimal dan tubuhmu mendapat energi lebih melimpah. Akhir kata, hindari kebiasaan mengandalkan makanan instan yang sekadar memberi energi sesaat. Kamu selalu bebas berkreasi menciptakan menu lezat bernutrisi untuk mendukung rutinitas kerja.















