Semarang (PANTURATV.ID) - Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW di berbagai daerah di Indonesia tidak hanya diisi dengan pengajian dan salawat, tetapi juga sangat lekat dengan kehadiran aneka hidangan tradisional. Setiap sajian ini disiapkan bukan sekadar untuk mengenyangkan perut, melainkan sarat akan nilai filosofis, pesan moral, rasa syukur kepada Tuhan, serta doa memohon keberkahan. Oleh karena itu, ragam kuliner khas warisan leluhur ini terus dijaga kelestariannya.
Berikut adalah beberapa makanan khas yang selalu mewarnai perayaan Maulid Nabi di berbagai daerah beserta rincian maknanya:

- Nasi tumpeng dan tumpeng rasulan
- Ketupat sumpil khas Kaliwungu

- Nasi kebuli bergaya Betawi
- Nasi suci ulam sari dari Pacitan
- Tradisi endog-endogan di Banyuwangi
Kehadiran ragam sajian kuliner ini membuktikan indahnya perpaduan antara ajaran agama dan kearifan lokal di Indonesia. Melalui hidangan tersebut, masyarakat tidak hanya merawat warisan leluhur, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai religius.













