Semarang (PANTURATV.ID) - Diagnosis tekanan darah tinggi atau hipertensi kerap menjadi momok menakutkan karena sering dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Meski begitu, para pakar kesehatan menekankan bahwa pengelolaan hipertensi kini tidak lagi hanya berfokus pada pembatasan makanan yang tidak sehat. Pendekatan modern justru lebih menekankan pada penambahan asupan kaya nutrisi ke dalam menu harian, seperti buah, sayuran, biji-bijian, dan jenis kacang-kacangan tertentu yang terbukti mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan pembuluh darah.
Dr. Tracy Paeschke, seorang ahli kardiologi preventif, menjelaskan bahwa hipertensi merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular yang paling umum namun sebenarnya sangat bisa dimodifikasi. Senada dengan hal tersebut, ahli diet kardiologi preventif Michelle Routhenstein menambahkan bahwa tekanan darah menunjukkan respons yang sangat baik terhadap nutrisi yang dipersonalisasi. Kacang-kacangan, misalnya, mengandung kombinasi zat penting seperti magnesium, vitamin E, tembaga, selenium, dan asam alfa-linolenat yang secara aktif mendukung kekuatan serta kelenturan pembuluh darah.
- Pistachio
- Kacang Kenari atau Walnut
- Kacang Almond

Panduan Mengonsumsi Kacang untuk Kesehatan Jantung
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, para ahli menyarankan tiga langkah penting dalam mengonsumsi kacang. Pertama, batasi porsi harian cukup setara satu genggam kecil guna menghindari kelebihan kalori yang bisa memicu kenaikan berat badan. Kedua, pilihlah kacang yang masih utuh dengan kulitnya karena aktivitas mengupas secara manual dapat membantu mengontrol nafsu makan agar tidak berlebihan. Terakhir, pastikan untuk selalu memilih produk kacang yang tidak diberi tambahan garam atau perasa buatan agar manfaat penurunan tekanan darahnya tidak hilang akibat asupan natrium tersembunyi.













