LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Dampak Ekstrem Durasi Tidur terhadap Percepatan Penuaan Biologis Organ Tubuh

Oleh Alfira Aufa
15 Juli 2026
2 menit baca

Riset internasional dari UK Biobank melibatkan 500.000 peserta menunjukkan bahwa durasi tidur ekstrem, baik terlalu singkat (kurang dari 6 jam) maupun terlalu lama (lebih dari 8 jam).

Dampak Ekstrem Durasi Tidur terhadap Percepatan Penuaan Biologis Organ Tubuh

Semarang (PANTURATV.ID) - Kebiasaan tidur malam ternyata memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar rasa kantuk di pagi hari. Sebuah riset internasional berskala besar baru-baru ini mengungkapkan bahwa durasi tidur yang ekstrem, baik itu terlalu singkat maupun terlalu lama, memiliki kaitan erat dengan percepatan proses penuaan biologis pada berbagai organ vital manusia. Organ-organ yang terdampak meliputi otak, jantung, paru-paru, hingga sistem kekebalan tubuh. Percepatan penuaan ini pada gilirannya turut meningkatkan risiko seseorang terserang berbagai penyakit kronis.

Dalam melaksanakan penelitian tersebut, tim ahli menganalisis data kesehatan dari hampir 500.000 peserta yang terdaftar di UK Biobank. Alih-alih hanya berpatokan pada usia kronologis atau angka kelahiran di KTP, para peneliti memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan berupa pembelajaran mesin yang disebut jam penuaan biologis. Teknologi canggih ini bekerja dengan menganalisis data biologis yang kompleks, seperti hasil pemindaian organ otak, profil protein yang terkandung dalam darah, serta penanda kimiawi spesifik yang ada di dalam tubuh.

Berdasarkan analisis tersebut, ditemukan bahwa kelompok orang yang tidur kurang dari enam jam atau lebih dari delapan jam per malam mengalami penuaan tubuh yang lebih cepat dari usia sebenarnya. Kurang tidur terbukti berkaitan dengan gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, serta memicu penyakit fisik seperti gangguan jantung, diabetes tipe 2, obesitas, asma, dan masalah pencernaan seperti asam lambung. Di sisi lain, tidur yang berlebihan juga memicu masalah kesehatan, meskipun para peneliti menduga hal tersebut bisa jadi merupakan cerminan dari adanya penyakit lain yang sudah diidap oleh tubuh sebelumnya.

Screenshot_20260715_125506_Google.jpg

Junhao Wen, selaku penulis utama studi sekaligus asisten profesor radiologi di Columbia University Vagelos College of Physicians and Surgeons, menjelaskan bahwa durasi tidur yang ekstrem memengaruhi penuaan hampir di setiap organ. Hal ini membuktikan betapa krusialnya peran tidur dalam menjaga keseimbangan metabolisme dan sistem kekebalan tubuh dalam satu jaringan otak dan tubuh yang terkoordinasi.

Meski demikian, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena sifatnya yang korelatif atau baru menunjukkan hubungan searah. Peneliti belum dapat memastikan apakah durasi tidur yang menjadi penyebab langsung penuaan, ataukah kondisi kesehatan yang memburuk yang merusak pola tidur. Selain itu, data durasi tidur masih berdasarkan laporan mandiri peserta yang berpotensi kurang akurat. Oleh karena itu, para ahli menyerukan perlunya studi lanjutan dengan alat ukur yang lebih presisi dan melibatkan populasi global yang lebih luas di masa depan.

Penelitian ini memberikan sudut pandang baru yang sangat penting mengenai pentingnya menjaga keseimbangan waktu istirahat. Temuan ini menegaskan bahwa tidur bukan sekadar rutinitas untuk melepas lelah, melainkan investasi biologis yang krusial untuk menjaga organ tubuh tetap berfungsi optimal. Melalui pemanfaatan teknologi jam penuaan biologis, masyarakat kini mendapatkan peringatan yang lebih jelas bahwa gaya hidup yang meremehkan waktu tidur, ataupun tidur secara berlebihan, dapat secara nyata memperpendek usia biologis organ-organ penting mereka.

Tags

#tidur dan penuaan#durasi tidur ekstrem#kesehatan organ tubuh#penuaan biologis#penelitian UK Biobank#Semarang kesehatan#kualitas tidur Indonesia#Junhao Wen#jam penuaan biologis#penyakit kronis#durasi tidur#kesehatan organ#kualitas tidur#penelitian kesehatan#Semarang#jam biologis#tidur malam#Columbia University

Tentang Penulis

Alfira Aufa

Penulis

Belum ada bio untuk penulis ini.

30 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori