LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Minum Teh dan Kopi Sangat Panas Bisa Picu Kanker Menurut Studi Oxford

Oleh Azizah Nafiu
13 September 2026
2 menit baca

Penelitian Universitas Oxford mengungkapkan bahwa minum kopi dan teh dengan suhu di atas 60 derajat Celsius dapat merusak kerongkongan dan memicu kanker. Kerusakan sel berulang akibat panas ekstrem merangsang pertumbuhan sel abnormal.

Minum Teh dan Kopi Sangat Panas Bisa Picu Kanker Menurut Studi Oxford

Semarang (PANTURATV.ID) - Kebiasaan menyesap kopi dan teh hangat sudah menjadi bagian gaya hidup masyarakat modern. Penelitian terbaru dari Universitas Oxford justru mengungkapkan potensi bahaya minuman sangat panas bagi kesehatan. Riset mendalam tersebut menegaskan bahwa suhu cairan yang terlalu tinggi dapat merusak kerongkongan. Oleh karena itu, para peneliti mengimbau masyarakat untuk membiarkan cangkir minuman agak dingin sebentar. Kerusakan sel berulang pada saluran pencernaan atas berpotensi memicu timbulnya sel kanker fatal. Akibatnya, tubuh akan mengalami peradangan kronis jika kebiasaan buruk ini terus berlanjut.

Para ilmuwan mengamati pola konsumsi ribuan responden selama beberapa tahun secara sangat teliti. Hasil analisis medis menunjukkan bahwa suhu di atas 60 derajat Celsius membahayakan mukosa. "Suhu ekstrem secara konsisten mencederai lapisan kerongkongan secara bertahap," ujar peneliti utama Oxford. Selain itu, tingkat kerusakan fisik akibat panas ekstrem merangsang pertumbuhan sel abnormal. Oleh sebab itu, masyarakat harus semakin mewaspadai kebiasaan menyeduh minuman yang masih mendidih. Risiko penyakit fatal ini juga meningkat signifikan pada orang yang rutin meminum cairan panas.

Ilustrasi-minuman-yang-terlalu-panas-meningkatkan-risiko-kanker-kerongkongan-6797975.webp

Dampak buruk kebiasaan ini memang tidak langsung muncul dalam waktu satu atau dua hari. Namun, akumulasi iritasi selama bertahun-tahun akan memperbesar bahaya gangguan kesehatan organ kerongkongan. Pemahaman masyarakat mengenai bahaya minuman sangat panas perlu terus kita tingkatkan bersama secara konsisten. Menyeduh minuman pada suhu lebih rendah justru dapat mempertahankan cita rasa alaminya dengan baik. Maka dari itu, tunggu setidaknya lima hingga sepuluh menit sebelum Anda menyesap isi cangkir. Suhu cairan secara bertahap akan turun hingga batas yang jauh lebih aman.

Menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh berawal dari kesadaran terhadap kebiasaan harian kita. Masyarakat tentu tidak perlu menghentikan konsumsi kopi atau teh favorit yang sangat menyehatkan. Selanjutnya, kita hanya perlu mengubah cara menikmati sajian hangat tersebut secara jauh lebih bijak. Porsi suhu aman akan melindungi jaringan tubuh tanpa mengurangi kenikmatan momen minum teh. Oleh sebab itu, mulailah menerapkan pola hidup lebih sehat demi mencegah berbagai risiko penyakit. Dengan begitu, kualitas hidup dan kebugaran tubuh masyarakat luas nantinya akan selalu terjaga dengan baik.

Tags

#minuman panas kanker#studi Oxford kesehatan#kopi teh berbahaya#kanker kerongkongan#Semarang kesehatan#suhu minuman aman#kesehatan Jawa Tengah#pencegahan kanker#gaya hidup sehat#iritasi kerongkongan#minuman panas 60 derajat#kesadaran kesehatan masyarakat#minuman panas bahaya#studi Oxford#kopi teh panas#suhu 60 derajat Celsius#kesehatan masyarakat#riset medis#Semarang#PanturaTV#PANTURATV

Tentang Penulis

Azizah Nafiu

Penulis

Azizah adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

205 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori