LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Pertahanan Kulit dalam Menghadapi Paparan Lingkungan Menurut Pakar Dermatologi

Oleh Alfira Aufa
11 September 2026
2 menit baca

Pakar dermatologi Dr. Heru Nugraha menekankan pentingnya menjaga skin barrier atau lapisan pelindung kulit dari paparan lingkungan ekstrim seperti polusi dan sinar UV. Perawatan kulit ideal memerlukan formulasi berbasis bukti ilmiah.

Pertahanan Kulit dalam Menghadapi Paparan Lingkungan Menurut Pakar Dermatologi

Banyak orang yang masih menganggap kulit sehat identik dengan tampilan yang glowing, mulus, dan sangat cerah. Namun, aspek fundamental yang sering terlewatkan adalah keberadaan skin barrier atau lapisan pelindung kulit luar. Setiap hari, kulit manusia harus berhadapan langsung dengan berbagai faktor ekstrim dari lingkungan sekitar, mulai dari polusi udara, pajanan sinar ultraviolet, hingga perubahan iklim yang tergolong dalam faktor exposome. Tanpa adanya sistem pertahanan yang kuat, paparan ini dapat dengan mudah menurunkan kesehatan kulit dan memicu timbulnya berbagai reaksi sensitivitas.

Fungsi utama dari skin barrier adalah membentengi kulit agar kelembapan alaminya tetap terkunci sekaligus menghalangi masuknya zat asing yang berbahaya. Apabila jaringan pelindung ini mengalami kerusakan, kulit akan menunjukkan gejala seperti menjadi sangat kering, bersisik, merah, hingga berisiko tinggi terkena iritasi parah. Oleh sebab itu, menjaga kondisi benteng kulit ini hendaknya tidak dilakukan hanya ketika masalah kulit sudah muncul, melainkan wajib dijadikan bagian dari rutinitas perawatan sehari-hari.

Dalam ajang Aruna International Summit 2026 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia, dr. Heru Nugraha, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV memaparkan pentingnya konsep kulit tangguh. Beliau menyampaikan bahwa kekuatan pertahanan kulit tidak bisa hanya mengandalkan satu jenis bahan aktif saja. Perawatan yang ideal membutuhkan formulasi produk yang tahan lama, aman, serta nyaman untuk digunakan oleh pemilik kulit sensitif. Pemilihan produk perawatan juga sangat disarankan mengusung pendekatan berbasis bukti ilmiah atau riset klinis, bukan sekadar mengikuti tren kecantikan yang sedang viral.

Penggunaan perawatan berbasis bukti ini bertujuan untuk memastikan efektivitas dan keamanan jangka panjang bagi penggunanya. Sebagai contoh pada perawatan kulit berjerawat, penanganan yang tepat tidak sekadar berfokus pada meredakan peradangan jerawatnya saja, tetapi harus tetap memperhatikan dan menjaga keutuhan lapisan pelindung kulit. Memahami kebutuhan spesifik kulit masing-masing sangat penting agar masyarakat terhindar dari penggunaan skincare secara berlebihan yang justru dapat merusak benteng pertahanan alami kulit.

Pentingnya menjaga kesehatan skin barrier tidak terletak pada penggunaan bahan aktif tunggal atau sekadar mengikuti tren perawatan kecantikan yang populer, melainkan pada penerapan perawatan berbasis bukti ilmiah dan pemahaman atas kebutuhan kulit agar fungsi perlindungan alami tetap optimal dalam menghadapi tantangan lingkungan.

Tags

#skin barrier kulit#perawatan kulit sensitif#dermatologi Indonesia#kesehatan kulit#paparan lingkungan#dr. Heru Nugraha#Aruna International Summit 2026#skincare berbasis sains#perlindungan kulit#kulit tangguh#jerawat dan skin barrier#Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit#produk skincare berbasis riset#paparan lingkungan kulit#skincare aman

Tentang Penulis

Alfira Aufa

Penulis

Belum ada bio untuk penulis ini.

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori