LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Regional

Tembakau Jadi Urat Nadi Situbondo, Pengetatan Regulasi Dikhawatirkan Picu Krisis Sosial

Oleh Azizah Nafiu
11 September 2026
2 menit baca

Sektor pertanian tembakau menjadi tumpuan utama ekonomi masyarakat Situbondo. Rencana pengetatan regulasi tembakau sangat meresahkan para petani karena dikhawatirkan akan mengurangi kuota serapan hasil panen.

Tembakau Jadi Urat Nadi Situbondo, Pengetatan Regulasi Dikhawatirkan Picu Krisis Sosial

Situbondo (PANTURATV.ID) - Sektor pertanian tembakau selama ini selalu menjadi tumpuan utama bagi roda perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, rencana penerapan aturan baru sangat meresahkan para petani di wilayah tersebut. Pemerintah daerah saat ini sedang membahas dampak dari wacana pengetatan regulasi tembakau Situbondo. Selanjutnya, kebijakan ini berpotensi besar untuk mengurangi kuota serapan hasil panen dari para petani lokal. Selain itu, masyarakat menilai aturan ini bisa mengancam keberlangsungan hidup ribuan keluarga petani setiap harinya. Akibatnya, banyak pihak mengkhawatirkan hal ini akan memicu krisis sosial yang sangat serius ke depannya.

"Kami menggantungkan seluruh biaya hidup dan pendidikan anak dari hasil panen daun tembakau ini," ujar salah satu petani lokal bernama Ahmad. Namun, kondisi pasar terus menunjukkan tren penurunan akibat ketidakpastian aturan yang pemerintah pusat buat. Dengan demikian, para petani berharap pemerintah meninjau ulang aturan tersebut sebelum benar-benar mengambil keputusan akhir. Bahkan, asosiasi petani lokal juga terus berupaya menyuarakan penolakan mereka melalui berbagai aksi damai.

petani-tembakau1.jpg

Sementara itu, pejabat pemerintah daerah berjanji untuk mencari solusi terbaik demi melindungi kesejahteraan rakyat. Sebagai contoh, pemerintah bisa memberikan bantuan langsung atau program pelatihan diversifikasi tanaman bagi petani. Akan tetapi, proses peralihan komoditas pertanian tentu membutuhkan waktu adaptasi yang tidak sebentar bagi warga. Selain itu, karakteristik tanah di wilayah tersebut memang sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman tembakau.
Oleh sebab itu, penerapan regulasi tembakau Situbondo harus mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

"Pemerintah tidak boleh mengabaikan jeritan rakyat kecil yang sedang berjuang mempertahankan mata pencaharian mereka," tegas Ahmad. Selanjutnya, tokoh masyarakat setempat juga mengingatkan bahaya pengangguran yang mengintai jika kebun tembakau gulung tikar. Sejauh ini, sektor tersebut mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal setiap tiba musim panen raya.

Sebagai akibatnya, roda perekonomian desa bisa berhenti berputar jika sektor ini mengalami kelumpuhan total. Maka dari itu, semua pihak harus duduk bersama untuk merumuskan jalan keluar yang saling menguntungkan. Pada akhirnya, perlindungan terhadap sumber penghidupan masyarakat kecil harus selalu menjadi prioritas utama negara.

Tags

#tembakau Situbondo#regulasi tembakau#petani tembakau#krisis sosial Situbondo#pertanian Jawa Timur#kebijakan pemerintah daerah#ekonomi petani lokal#diversifikasi tanaman#asosiasi petani#mata pencaharian masyarakat#ekonomi pertanian Jawa Timur#kebijakan tembakau#mata pencaharian petani#asosiasi petani lokal#pengangguran Situbondo

Tentang Penulis

Azizah Nafiu

Penulis

Azizah adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

203 artikel dipublikasikan

Berita Terkait

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori