LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Panduan Lengkap Mengatasi Aroma Bawang yang Menempel pada Talenan Kayu

Oleh Cinta Isabell
15 September 2026
4 menit baca

Talenan kayu mudah menyerap aroma bawang karena struktur serat alami dan pori-porinya.

Panduan Lengkap Mengatasi Aroma Bawang yang Menempel pada Talenan Kayu

Semarang (PANTURATV.ID) - Talenan berbahan kayu sering kali menjadi andalan di dapur untuk memotong bermacam-macam bahan masakan, mulai dari buah-buahan, roti, sayuran segar, daging mentah, hingga aneka bumbu dapur seperti bawang. Namun, di antara seluruh bahan olahan tersebut, bawang dikenal sebagai salah satu bahan masakan yang menyisakan aroma paling tajam dan bertahan lama. Bau menyengat ini bahkan kerap kali tetap tercium dengan jelas meskipun permukaan peralatan kayu tersebut sudah dibersihkan secara menyeluruh. Kehadiran aroma yang tertinggal ini tentu terasa cukup mengganggu, terutama apabila kamu hendak menggunakan kembali wadah alas potong tersebut untuk mengolah bahan makanan lain seperti buah segar atau roti yang aromanya netral.

Mengapa peralatan kayu ini sangat mudah menyerap aroma bawang? Bau tajam pada dasarnya tercipta tatkala sel-sel di dalam bawang mengalami kerusakan saat teriris atau dihancurkan oleh pisau. Proses pengirisan ini memicu pelepasan senyawa sulfur yang sifatnya sangat mudah menguap ke udara. Sewaktu kamu mencincang bawang di atas permukaan kayu, cairan yang membawa senyawa beraroma tersebut akan meresap secara langsung. Tidak seperti material kaca atau logam yang memiliki struktur rapat tanpa pori, material kayu dibentuk oleh serat alam serta pori-pori halus yang sanggup menyerap cairan, minyak, noda warna, hingga bau makanan. Ditambah lagi, cairan tersebut dapat terperangkap di dalam celah bekas goresan pisau, lalu menguap secara perlahan sehingga baunya tetap tercium meski sudah dibilas.

Untuk mengatasi masalah tersebut, ada beberapa langkah mudah dan praktis yang bisa kamu terapkan guna membersihkan sekaligus menghilangkan jejak bau bawang yang tertinggal pada peralatan kayu kamu:

63ad66f3366e4.jpg
  1. Segera cuci sampai benar-benar bersih Langkah awal yang sangat penting adalah langsung membilas dan membersihkan alas potong kayu sesaat setelah dipakai. Jangan membiarkan sisa irisan atau cairan bawang mengering karena hal itu akan membuat aromanya semakin terikat kuat pada serat kayu. Pertama, bersihkan sisa-sisa potongan bahan masakan yang tertinggal. Selanjutnya, cuci seluruh permukaan wadah menggunakan spons, air mengalir, dan sabun pencuci piring khusus. Gosok perlahan terutama pada area yang dipenuhi bekas sayatan pisau, lalu bilas sampai tidak ada busa sabun yang tersisa. Ingatlah untuk tidak pernah merendam wadah kayu di dalam bak cuci piring dalam waktu lama, sebab paparan air berlebih dapat membuat kayu menyerap air, mengembang, membengkok, atau cepat rusak.
  1. Keringkan secara menyeluruh sebelum disimpan. Usai dibilas bersih, hindari kebiasaan langsung menyimpan alas potong kayu ke dalam lemari atau rak dapur yang tertutup. Meski permukaannya terlihat tidak lagi meneteskan air, belum tentu bagian dalam seratnya sudah kering sempurna. Usap seluruh sisinya menggunakan kain lap yang bersih dan kering, lalu angin-anginkan dalam posisi berdiri atau disandarkan miring di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Posisi ini memungkinkan udara mengalir secara merata ke seluruh permukaan kayu. Hindari menumpuknya dengan peralatan lain dalam kondisi basah, karena lingkungan yang lembap akan memicu tumbuhnya jamur serta menimbulkan bau apek yang membahayakan kesehatan.
  1. Pisahkan alas potong sesuai dengan peruntukannya Apabila kamu sering memasak berbagai jenis hidangan, sangat disarankan untuk memisahkan penggunaan peralatan memotong berdasarkan kelompok bahannya. Sediakan satu wadah khusus yang hanya diperuntukkan bagi bawang dan bahan beraroma tajam lainnya. Sementara itu, manfaatkan alas potong terpisah untuk bahan makanan seperti buah-buahan, roti, atau makanan siap santap. Langkah ini efektif mencegah perpindahan aroma tak sedap ke makanan lain. Pemisahan ini juga krusial dilakukan antara bahan mentah seperti daging atau makanan laut dengan makanan matang guna menghindari risiko kontaminasi silang bakteri berbahaya. Menyiapkan dua hingga tiga wadah potong dengan fungsi yang jelas sudah cukup untuk menjaga kebersihan dapur.
hipwee-063.jpg
  1. Manfaatkan taburan garam untuk mengangkat sisa residu. Jika aroma bawang masih membandel setelah dicuci biasa, kamu bisa menggunakan garam dapur sebagai bahan pembersih alami tambahan. Basahi sedikit permukaan kayu, lalu taburkan garam secara merata di atasnya. Gosok perlahan dengan bantuan spons atau kain lembap untuk membantu mengangkat sisa-sisa senyawa aroma yang terselip di dalam serat maupun goresan pisau. Begitu selesai digosok, segera bilas dengan air bersih dan keringkan sampai tuntas. Namun, pastikan kamu tidak menerapkan metode ini terlalu sering atau menggosoknya terlalu keras, karena butiran garam yang sifatnya abrasif bisa mengikis dan membuat permukaan kayu menjadi lebih kasar.
  1. Gunakan perasan lemon untuk menetralkan aroma Potongan buah lemon juga dapat dimanfaatkan sebagai penawar aroma tak sedap yang menempel pada peralatan kayu. Setelah wadah selesai dicuci dengan sabun, usapkan irisan lemon segar ke seluruh permukaannya secara merata. Biarkan selama beberapa saat agar kandungan asam dan aroma segarnya bekerja menetralkan bau bawang yang tersisa, kemudian bilas dengan air bersih dan segera keringkan. Perlu diingat bahwa penggunaan lemon ini hanyalah langkah tambahan, sehingga kamu tetap tidak boleh membiarkan wadah kayu dalam kondisi basah tergenang air terlalu lama.

Tags

#talenan kayu#menghilangkan bau bawang#tips dapur#perawatan peralatan dapur#Semarang#Jawa Tengah#kebersihan dapur#aroma makanan#cara membersihkan talenan#bumbu dapur#cara menghilangkan bau bawang#bau makanan pada kayu#membersihkan talenan#aroma bawang#dapur Indonesia#tips rumah tangga

Tentang Penulis

Cinta Isabell

Penulis

Cinta adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

195 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori