Semarang (PANTURATV.ID) - Pecinta kopi sejati menganggap bahwa sajian kopi terbaik merupakan bentuk investasi rasa yang sangat berharga. Bahkan, produsen menjual beberapa jenis biji kopi dengan harga yang sangat fantastis di pasaran. "Bagi para pecinta kopi sejati, kopi adalah investasi rasa," kata seorang pengamat industri kopi saat memberikan keterangannya. Kelangkaan biji kopi ini terjadi karena lokasi tanam ekstrem serta proses pengolahan yang rumit. Oleh karena itu, banyak kolektor berburu daftar kopi paling langka di dunia untuk menikmati keunikan cita rasanya.
Indonesia memiliki Kopi Luwak liar asli yang melewati pencernaan musang sebelum petani mengumpulkan bijinya. Selain itu, musang mencerna biji arabika matang sehingga menghasilkan aroma intens dan tekstur sangat halus. Namun, pembeli harus memverifikasi keaslian luwak liar agar mendapatkan kualitas terbaik seharga jutaan rupiah. Sementara itu, Thailand memproduksi Black Ivory Coffee yang memanfaatkan saluran pencernaan gajah Asia di Surin. Gajah mencerna biji kopi arabika cukup lama sehingga menghilangkan rasa pahit secara total. Harga kopi ekstrem ini mencapai angka dua juta rupiah lebih hanya untuk tiga puluh lima gram.

Selanjutnya, varietas Panama Geisha dari perkebunan legendaris menjadi primadona dalam berbagai ajang kompetisi kopi internasional. Biji ini memancarkan aroma bunga melati yang kuat serta rasa buah persik yang segar. Di samping itu, Jamaika menawarkan kopi Jamaican Blue Mountain dari kawasan pegunungan vulkanik yang selalu berkabut. Kopi Typica berkualitas tinggi ini tumbuh di atas ketinggian seribu delapan ratus meter dari permukaan laut. Sebab, area tanam yang sangat terbatas membuat harga kopi ini tergolong mahal di pasar global.
Tidak kalah menarik, Pulau St. Helena menghasilkan kopi langka yang pernah mendapatkan pujian dari Napoleon Bonaparte. Pulau vulkanik yang terpencil ini membutuhkan ongkos pengiriman sangat tinggi untuk mendistribusikan hasil panennya. Kemudian, Amerika Serikat memiliki Kona Coffee yang tumbuh subur di tanah vulkanik kawasan Hawaii.

Kopi Kona asli menyajikan rasa karamel yang halus serta tekstur creamy yang memikat penikmat kopi. Terakhir, Kolombia memproduksi Ospina Coffee yang memegang predikat sebagai salah satu kopi paling langka di dunia. Keluarga Ospina memetik ceri kopi secara manual di Pegunungan Andes demi menjaga warisan sejarah mereka. Akibatnya, produk prestisius ini dijual seharga puluhan juta rupiah dan menjadi simbol status para kolektor.















