Gowa (PANTURATV.ID) - Bencana kebakaran hutan dan lahan kembali melanda kawasan wisata Pohon Pinus Malino. Lokasi kejadian alam ini berada di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kobaran api dengan cepat meluas akibat embusan angin kencang pada hari Kamis. Akibatnya, si jago merah berhasil membakar sekitar dua hektare area hutan kering. Selain itu, kondisi angin kencang pada sore hari membuat api semakin membesar. Oleh karena itu, petugas pemadam cukup kesulitan mengendalikan kobaran api tersebut.
Kejadian nahas ini tentu saja membuat warga sekitar lokasi merasa sangat panik. Mereka sangat khawatir jilatan api terus merembet hingga mendekati area permukiman penduduk. Selanjutnya, para warga bahu-membahu memadamkan api menggunakan berbagai peralatan seadanya secara mandiri. Mereka berjuang keras menahan laju api sambil menunggu kedatangan tim petugas gabungan. Bahkan hingga malam hari, api masih tampak membakar sejumlah titik lokasi wisata. Fenomena kebakaran hutan dan lahan ini memang berdampak pada area yang luas.

Perkiraan sementara menunjukkan bahwa luas lahan yang terdampak mencapai dua hektare lebih. Sementara itu, tim gabungan dari TNI, Polri, dan Basarnas langsung bersiaga penuh. Mereka berupaya tangkas mengendalikan kobaran api agar tidak meluas merusak rumah warga. Selain itu, aparat kepolisian saat ini masih terus menyelidiki penyebab pasti insiden.
Kapolresta Gowa Kombes Pol Muhammad Yusuf memberikan keterangan resmi terkait peristiwa ini. "Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran," ungkapnya. Beliau menegaskan bahwa tim penyidik sedang mengumpulkan berbagai bukti di lokasi kejadian.

Oleh sebab itu, petugas juga gencar mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Kondisi lahan kering saat kemarau memang sangat rentan memicu titik api baru. Selanjutnya, warga setempat tidak boleh membakar tumpukan sampah di area lahan terbuka. Selain itu, masyarakat juga pantang membuang puntung rokok sembarangan di sekitar hutan. Tindakan ceroboh seperti itu sangat berpotensi memicu bencana serupa pada kemudian hari. Kesimpulannya, kerja sama semua pihak sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan kita.














