LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Regional

Bergerak Tipis Pagi Ini, Kurs Rupiah Bayangi Pergerakan Dolar AS dan Tren Pasar Regional

Oleh Citra Mellyana Putri
24 Agustus 2026
2 menit baca

Bergerak Tipis Pagi Ini, Kurs Rupiah Bayangi Pergerakan Dolar AS dan Tren Pasar Regional

Bergerak Tipis Pagi Ini, Kurs Rupiah Bayangi Pergerakan Dolar AS dan Tren Pasar Regional

Jakarta (PANTURATV.ID) - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengawali awal pekan ini dengan sedikit melemah pada pembukaan perdagangan Senin, 24 Agustus 2026. Mata uang Garuda tampak tertahan di zona merah meski penurunan yang terjadi tergolong tipis jika dibandingkan dengan penutupan di akhir pekan sebelumnya. Pergerakan lambat ini mewarnai transaksi pasar valuta asing sejak pagi hari, menandakan pelaku pasar yang masih cenderung berhati-hati.

Dilansir dari data pasar finansial Bloomberg pada pukul 09.54 WIB, kurs rupiah berada di posisi Rp17.698 per dolar AS, terdepresiasi tipis sekitar 4 poin atau 0,02 persen dari level penutupan Rp17.694 per dolar AS. Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance pada waktu yang hampir bersamaan, rupiah juga tercatat meluncur hingga Rp17.700 per dolar AS, alias merosot 15 poin atau setara 0,08 persen jika dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.685 per dolar AS.

Kendati sempat melemah di awal transaksi, sejumlah analis memproyeksikan rupiah masih memiliki ruang untuk rebound atau menguat terbatas sepanjang hari ini. Tren positif dari beberapa mata uang di kawasan Asia serta melandainya harga komoditas energi dunia dinilai menjadi penopang utama yang menahan tekanan lebih dalam terhadap mata uang domestik.

Dilansir dari Antara, analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, memperkirakan nilai tukar rupiah berpotensi bergerak menguat tipis dalam rentang Rp17.650 hingga Rp17.700 per dolar AS. Menurutnya, dinamika ini tidak lepas dari kondisi pasar global saat ini, di mana ia menyampaikan, "Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat tipis di kisaran Rp17.650-Rp17.700 dipengaruhi oleh global menjinaknya harga minyak dan mata uang kawasan regional yang mayoritas menguat."

Faktor penekan harga minyak mentah jenis Brent yang kini telah susut lebih dari 13 persen hingga berada di bawah USD90 per barel disinyalir erat kaitannya dengan kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi global. Kebijakan moneter ketat yang masih terus dipertahankan oleh sebagian besar bank sentral utama dunia diprediksi bakal terus menahan laju konsumsi energi sekaligus memengaruhi pergerakan arus modal di pasar keuangan global.

Tentang Penulis

Citra Mellyana Putri

Penulis

Citra adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

202 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori