Boyolali (PANTURATV.ID) - Ratusan pecinta lingkungan yang tergabung dalam Komunitas Sapu Gunung bersama aparat gabungan menggelar aksi pembersihan kawasan lereng Gunung Merbabu di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan aksi bersih-bersih yang berlangsung sejak pukul 05.00 hingga 16.00 WIB ini difokuskan di kawasan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo. Sebanyak 268 peserta bergerak menyisir rute pendakian via Selo mulai dari area Pos 1, Pos 2, Pos 3, Pos 4, Pos 5, hingga menjangkau kawasan puncak untuk mengumpulkan berbagai sampah yang ditinggalkan pengunjung.
Dilansir dari Hukamanews, semangat menjaga kelestarian kawasan konservasi tersebut menarik antusiasme masyarakat dari berbagai penjuru tanah air. Sukarelawan lintas daerah rela datang jauh-jauh dari Sumatra, Lampung, Jakarta, Bekasi, Yogyakarta, hingga Jawa Timur untuk bergabung bersama anggota Polres Boyolali, Brimob Kompi 3 Batalyon C Polda Jateng, serta pengelola basecamp. Prosesi pelepasan peserta dipimpin oleh Kepala Resor Selo Jahrudin, Ketua Panitia Sapu Gunung Bakat Setiawan, perwakilan Polda Jateng Kompol Rohmadi Hartono, S.Pd., dan Kapolsek Selo AKP Kiryanta, S.H.
Dari aksi gotong royong ini, tim gabungan berhasil mengumpulkan sampah dengan berat total mencapai 250,62 kilogram yang kemudian diserahkan secara simbolis kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali, Suraji, SE. Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Anggit Haryoso, S.Hut., M.Hut., mengungkapkan bahwa hampir 90 persen sampah berasal dari perbekalan pendaki, seperti botol plastik, kemasan makanan, serta tisu basah yang menjadi penyumbang terbesar kedua. Guna menekan angka pencemaran di lokasi yang paling terdampak seperti Pos 3 Batu Tulis, pihaknya terus memperketat prosedur pendakian.
"Upaya yang sudah dilakukan adalah selalu cek tas sebelum naik, melarang bawa tisu basah, wajib pindah makanan kemasan ke wadah guna ulang," tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Boyolali menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi seluruh sukarelawan dan unsur terkait dalam menjaga kelestarian alam pegunungan. Bupati Boyolali, Agus Irawan, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi para pendaki dan pecinta alam. Pihaknya berharap inisiatif bersih-bersih Gunung Merbabu dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ini dapat menginspirasi gerakan serupa di berbagai daerah lain.
Dukungan penuh terhadap aksi pemeliharaan ekosistem ini juga disampaikan oleh pihak kepolisian setempat yang menerjunkan personelnya langsung ke jalur pendakian. Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menekankan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial ini bertujuan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pengelola kawasan konservasi, serta komunitas masyarakat.
"Polri mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran untuk menjaga kebersihan kawasan Gunung Merbabu semakin meningkat," ujarnya.













