Jakarta (PANTURATV.ID) - Timnas Basket Putri Indonesia terus mematangkan strategi permainan mereka saat ini. Langkah strategis ini menjadi bagian persiapan menuju Asian Games 2026 yang sangat penting. Tim kebanggaan tanah air tersebut memilih Korea Selatan sebagai lokasi pemusatan latihan utama. Selanjutnya, pelatih fokus mempertajam taktik dan memperkuat kekompakan para pemain di atas lapangan. Penyelenggara menjadwalkan turnamen akbar tersebut dari tanggal 19 September hingga 4 Oktober 2026. Oleh karena itu, skuad Garuda Pertiwi wajib memaksimalkan waktu latihan yang tersisa sekarang.
Sebagai langkah persiapan menuju Asian Games 2026, timnas secara rutin mengadakan latih tanding. Selama berada di Korea Selatan, mereka siap menghadapi empat klub lokal yang tangguh. Laga uji coba ini memberi pelatih kesempatan emas untuk menilai perkembangan permainan tim. Mereka akan melawan Cheongju KB Stars Basketball pada tanggal 18 Agustus 2026 nanti. Kemudian, Incheon Shinhan Bank menanti sebagai lawan tangguh kedua pada 20 Agustus mendatang. Selain itu, Yongin Samsung Life dan Universitas Dankook juga segera menjadi penantang mereka.
Manajer Timnas Basket Putri Indonesia, Handoyo, memaparkan tujuan utama dari program uji coba ini. "Tujuan try out tentu mempertajam strategi pelatih dan mempersolid tim menuju Asian Games 2026," terang Handoyo.

Lebih lanjut, panitia menempatkan Indonesia pada Pool A yang sangat ketat melalui undian. Mereka harus menghadapi kekuatan besar China dan tim tetangga, Thailand, di fase grup. Meskipun demikian, Handoyo memandang hasil undian tersebut sebagai sebuah tantangan yang sangat menarik. "Ya hasil drawing Asian Games menurut kami menarik," kata Handoyo kepada awak media. Beliau memastikan bahwa tim pelatih selalu menyiapkan strategi terbaik untuk lolos dari grup.
Sementara itu, tim basket China jelas menjadi rintangan terberat karena materi pemainnya berkualitas. Namun, Indonesia sudah memahami peta kekuatan Thailand setelah saling berhadapan di ajang SEA Games. Sebelum terbang ke luar negeri, para pemain telah berlatih keras di GOR CLS Kertajaya. Mereka memulai pemusatan latihan tingkat domestik tersebut sejak awal bulan Mei 2026 yang lalu. Selanjutnya, tim pelatih memutuskan membawa 15 pemain pilihan menuju pemusatan latihan di Korea.
Sebagian besar anggota skuad merupakan pilar senior yang memiliki segudang pengalaman bertanding internasional. Sebagai contoh, Agustin Gredita Retong dan Kimberley Pierre-Louis pernah menyumbang emas SEA Games 2023. Selain itu, pelatih juga menyertakan beberapa atlet muda berbakat seperti sosok Valencia Callistan. Pada akhirnya, gabungan pemain senior dan junior ini diharapkan mampu mencetak prestasi gemilang di Jepang.










