India (PANTURATV.ID) - Pebulutangkis nomor satu dunia, An Se Young, memberi pelajaran berharga kepada andalan Indonesia. Tunggal putri Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan, harus mengakui ketangguhan lawannya pada ajang Kejuaraan Dunia 2026. An Se Young berhasil menang mutlak atas Thalita saat mereka berduel sengit. Pertandingan seru ini berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, pada Rabu sore. Ratu bulutangkis dunia itu hanya membutuhkan waktu singkat untuk menyegel tiket menuju babak 16 besar. Selanjutnya, laga memukau pada Kejuaraan Dunia 2026 ini tuntas dalam waktu 32 menit saja. An Se Young mampu menang mudah 21-15 dan 21-11 atas tunggal putri ranking 53 dunia.
Oleh karena itu, sektor tunggal putri Indonesia kini sepenuhnya mengandalkan sosok Putri Kusuma Wardani. Sementara itu, An Se Young bersiap menghadapi pemenang antara Mia Blichfeldt atau Supania Katethong nanti. Pada awal set pertama, Thalita sebenarnya tampil dengan rasa percaya diri yang sangat tinggi. Bahkan, ia mampu mencetak tiga poin beruntun hingga memimpin skor menyentuh angka 3-1. Namun sayangnya, situasi lapangan dengan cepat berubah saat wakil Korea Selatan tersebut membalas serangan.
An Se Young sukses mencetak tiga poin beruntun dan membalikkan skor menjadi 4-3 seketika. "Thalita sempat memberikan perlawanan sengit sebelum An Se Young menemukan ritme permainan terbaiknya," ungkap seorang pengamat pertandingan.

Meskipun tertinggal, Thalita masih mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4 melalui pukulan akurat ke sudut lapangan. Akan tetapi, An Se Young tidak membutuhkan waktu lama untuk segera kembali mendominasi permainan. Sang juara dunia langsung membalikkan keadaan dan memperlebar jarak skor menjadi 7-4 dengan cepat. Selanjutnya, aksi kejar-kejaran angka sempat terjadi dengan sengit hingga mencapai fase interval pertama. Pada momen tersebut, An Se Young berhasil mengunci keunggulan sementara dengan skor tipis 11-9.
Selepas jeda, pemain andalan Korea Selatan ini semakin menjauh dan sempat memimpin 14-9. Walaupun demikian, perlawanan pantang menyerah dari Thalita sempat membuat skor menipis menjadi 12-14 kembali. Menjelang akhir gim pertama, An Se Young kembali mengudara dan unggul telak 20-14. Sempat kehilangan satu poin, ia akhirnya mengakhiri perlawanan set pertama dengan skor meyakinkan 21-15. Akibatnya, Thalita tampaknya mengalami masalah mental saat memulai pertempuran pada set kedua.
Memanfaatkan situasi tersebut, An Se Young langsung tancap gas dan unggul 2-0 pada awal gim. Kejutan kecil sempat terjadi saat wakil Indonesia mampu menyamakan skor kuat menjadi 3-3. Namun, skor kembali melebar bagi keunggulan pemain Korea Selatan hingga mencapai angka 8-4. Setelah itu, momentum sepenuhnya berada di pihak An Se Young dengan panen lima poin. Pada akhirnya, mental bertanding benar-benar menjadi kendala utama bagi Thalita hingga akhir pertandingan. An Se Young terus memanen poin dan akhirnya menutup laga dengan kemenangan 21-11.










