Semarang (PANTURATV.ID) - Gelandang Timnas Spanyol Rodri akhirnya resmi menapakkan kaki di Barcelona pada Senin (17/8/2026). Kedatangan sang pemain bintang di terminal penerbangan pribadi Bandara El Prat menyedot perhatian antusias para penggemar. Manajemen Barcelona berhasil menuntaskan proses negosiasi alot bersama raksasa Inggris Manchester City. Kehadiran kapten Timnas Spanyol ini menjadi suntikan amunisi krusial untuk menghadapi persaingan musim baru. Pelatih Hansi Flick sangat membutuhkan sosok jenderal lapangan tengah tangguh demi memburu berbagai gelar juara. Sementara itu, kepindahan Rodri ke Barcelona menjadi salah satu kejutan terbesar pada bursa transfer musim panas ini.
Pemain terbaik Piala Dunia tersebut mengaku terharu ketika pertama kali menginjakkan kaki di tanah Catalan. Rodri langsung memasang target tinggi bersama klub barunya tanpa ragu sedikit pun. "Ini adalah sebuah mimpi, saya sangat bahagia berada di sini dan bisa segera bermain," kata Rodri. "Targetnya adalah memenangkan Liga Champions dan menyapu bersih semua gelar," tegas sang pemain.

Selain itu, sang gelandang menegaskan kesiapannya memberikan kontribusi terbaik di lapangan. Sebelum menjatuhkan pilihan pada Blaugrana, Rodri sempat menjadi buruan utama klub raksasa Real Madrid. Namun, pemain berusia 30 tahun tersebut menolak tawaran menggiurkan dari klub ibu kota Spanyol. Ia memilih berlabuh di Camp Nou karena faktor keberadaan rekan setim di tim nasional. Lamine Yamal, Pedri, serta Gavi turut memengaruhi keputusan penting dalam perjalanan kariernya tersebut. Di samping itu, kepindahan Rodri ke Barcelona tercapai setelah kesepakatan nilai transfer bernilai 60 juta euro. Pihak klub juga menyertakan bonus performa sebesar 16,5 juta euro dalam paket kesepakatan tersebut.
Rencananya, manajemen klub melangsungkan sesi perkenalan resmi kepada para pendukung pada Rabu malam. Pengenalan tersebut bertepatan dengan gelaran laga bergengsi Trofeo Joan Gamper menghadapi Al Ahly. Sebelum tampil melakoni laga perdana, Rodri wajib menjalani serangkaian tes medis susulan. Tim medis memantau pemulihan cedera punggung sang pemain pasca berlaga pada ajang Piala Dunia. Meskipun demikian, jajaran staf kepelatihan meyakini kondisi fisik sang bintang berada pada tingkat optimal.
Secara keseluruhan, durasi kontrak empat tahun memberi kepastian masa depan bagi sang jenderal lapangan tengah. Kehadirannya di lini vital membangkitkan optimisme tinggi seluruh pendukung setia raksasa Catalan. Oleh karena itu, Barcelona optimistis mampu mengembalikan kejayaan tim di kancah domestik maupun Eropa. Langkah strategis ini menandai era baru kekuatan lini tengah raksasa Catalan menghadapi kompetisi mendatang.










