Jakarta (PANTURATV.ID) -Warga di kawasan Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran Kali Kebon Manggis. Identitas jasad tersebut belakangan berhasil dikonfirmasi oleh pihak kepolisian sebagai seorang pria bernama Supriyadi yang berusia 49 tahun.
Kanit Reskrim Polsek Matraman, Iptu Ferdian, memberikan keterangan resmi terkait penemuan jasad ini pada hari Rabu. Pihaknya menyatakan bahwa penanganan kasus ini bermula dari laporan masyarakat sekitar yang melihat keberadaan mayat mengambang di area Pintu Air Kebon Manggis. Laporan dari warga tersebut diterima oleh jajaran kepolisian pada pagi hari, sekitar pukul 06.00 WIB.
Menindaklanjuti informasi penting tersebut, petugas kepolisian dari Polsek Matraman segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan verifikasi dan olah tempat kejadian perkara secara langsung. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan para petugas di lokasi, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tubuh telungkup di area pinggiran aliran sungai.

Kondisi fisik jasad saat ditemukan memperlihatkan tanda-tanda pembusukan yang sudah mulai berjalan cukup lanjut. Keadaan tersebut menyebabkan tubuh korban mengeluarkan aroma menyengat dan tidak sedap di sekitar tempat penemuan. Meski penyebab pasti kematian korban hingga kini masih belum dapat disimpulkan secara pasti, pihak kepolisian telah mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan fisik sementara, tidak ditemukan adanya bekas atau tanda-tanda tindakan kekerasan pada tubuh korban.
Proses penemuan ini diawali dari kecurigaan saksi mata yang kebetulan melintas dan melihat benda mencurigakan yang ternyata adalah tubuh manusia yang mengapung di pinggir kali. Saksi tersebut lantas segera menyebarkan kabar penemuan itu kepada warga sekitar hingga akhirnya diteruskan ke pihak berwajib.
Setelah olah tempat kejadian perkara selesai dilakukan, petugas dibantu warga setempat segera melakukan evakuasi terhadap jenazah korban untuk dibawa dari lokasi kejadian. Saat ini, kasus kematian pria tersebut masih ditangani dan berada dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mengungkap penyebab pasti dari peristiwa tersebut.












