Palembang (PANTURATV.ID) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu inisiatif penting pemerintah dalam pemenuhan nutrisi masyarakat, secara resmi kembali digulirkan di Kota Palembang, Sumatera Selatan, terhitung mulai hari Senin, 13 Juli 2026. Pada fase pelaksanaan terbaru ini, sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut mulai menerapkan beberapa penyesuaian kebijakan, terutama yang berkaitan dengan durasi operasional dan jadwal pendistribusian makanan kepada para penerima manfaat.
Perubahan paling mencolok dalam operasional MBG kali ini adalah pengurangan jumlah hari penyaluran. Sebelumnya, masyarakat menerima alokasi makanan bergizi ini selama enam hari penuh dalam satu minggu, yakni dari hari Senin hingga Sabtu. Namun, melalui kebijakan mutakhir, jadwal tersebut dipangkas menjadi lima hari kerja. Dengan demikian, distribusi makanan kini hanya difokuskan mulai hari Senin sampai dengan hari Jumat.
Hal ini turut dikonfirmasi oleh para pelaksana di lapangan. Teddy, selaku Mitra SPPG TPH Sofyan Kenawas di kawasan Kecamatan Gandus, membenarkan bahwa pengiriman paket makanan bergizi kepada masyarakat kembali aktif pada awal pekan ini. Saat memberikan keterangan pada Minggu (12/7/2026), Teddy menekankan bahwa secara umum, mekanisme dan pola pembagian di lapangan sama sekali tidak mengalami perombakan.
"MBG kembali mulai didistribusikan Senin (13/7/2026). Untuk pola distribusinya masih tetap sama seperti sebelumnya. Hanya saja sekarang pendistribusiannya dilakukan Senin sampai Jumat," tegas Teddy.
Menanti Petunjuk Teknis dari Badan Gizi Nasional
Pernyataan senada juga disampaikan oleh Kepala SPPG Seduduk Putih, Tuti Ismiyarti. Ia memastikan bahwa operasional pembagian makanan di wilayah kerjanya kembali berjalan normal. Tuti menjelaskan bahwa format penyaluran makanan dari dapur hingga sampai ke tangan penerima manfaat untuk sementara waktu masih mempertahankan prosedur operasional standar (SOP) yang lama, di luar perubahan hari pendistribusian.

Saat ini, seluruh jajaran SPPG di Kota Palembang tengah dalam posisi bersiap sambil menunggu turunnya Petunjuk Teknis (Juknis) secara resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Dokumen Juknis ini dinilai sangat krusial karena akan menjadi landasan hukum sekaligus panduan teknis yang lebih terperinci bagi setiap SPPG. Aturan tersebut nantinya akan menjadi acuan utama dalam merumuskan tata kelola operasional dapur umum, alur distribusi yang lebih terstruktur, serta pengaturan berbagai komponen penunjang program MBG ke depannya.
Di tengah penyesuaian jadwal ini, terdapat wacana mengenai efisiensi anggaran dalam pelaksanaan program. Meski demikian, Tuti Ismiyarti memberikan jaminan bahwa langkah efisiensi yang diambil oleh pemerintah tidak akan berdampak negatif terhadap nilai gizi maupun kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat. Standar kelayakan dan kandungan nutrisi pada setiap porsi makanan dipastikan tetap dipertahankan dengan ketat sesuai dengan tujuan awal program.
Tuti memproyeksikan bahwa rasionalisasi atau pemangkasan anggaran hanya akan menyasar pada sektor pembiayaan operasional di luar bahan baku makanan. Beberapa komponen yang kemungkinan besar akan disesuaikan meliputi dana insentif bagi para tenaga kerja yang terlibat, serta biaya penyewaan fasilitas dapur. Oleh karena itu, porsi dan kandungan gizi pada makanan penerima manfaat tidak akan dikurangi.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Palembang resmi dimulai kembali pada Senin, 13 Juli 2026 dengan menerapkan jadwal distribusi baru menjadi lima hari dalam sepekan, yakni Senin hingga Jumat, yang sebelumnya berlangsung selama enam hari (Senin hingga Sabtu). Meskipun terdapat penyesuaian pada hari penyaluran, pola distribusinya belum mengalami perubahan dan tetap menggunakan prosedur lama, mengingat pihak pelaksana di lapangan masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan dipastikan hanya menyasar pada biaya operasional—seperti insentif dan sewa dapur—sehingga sama sekali tidak mengurangi kualitas gizi makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat.
Dengan dilanjutkannya kembali Program Makan Bergizi Gratis ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat yang terdaftar sebagai sasaran program di berbagai titik layanan SPPG Kota Palembang dapat kembali menikmati asupan makanan sehat secara konsisten. Sembari menjalankan kegiatan operasional lima hari seminggu ini, seluruh elemen pelaksana di tingkat SPPG akan terus berkoordinasi dan segera menyesuaikan langkah manakala petunjuk teknis terbaru dari pemerintah pusat telah resmi diterbitkan.














