Korea Selatan (PANTURATV.ID) Badan Meteorologi Korea Selatan (KMA) resmi merilis peringatan darurat gelombang panas untuk wilayah Gyeongsan dan Pohang. Kebijakan ekstrem ini muncul setelah suhu udara di kedua kota tersebut mendekati 39 derajat Celcius. Oleh karena itu, pemerintah setempat langsung meminta seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mereka secara maksimal.
KMA meluncurkan sistem pengingat baru ini demi merespons cuaca musim panas yang semakin mematikan. Selain itu, ini menjadi perombakan total pertama terhadap sistem proteksi cuaca selama 18 tahun terakhir. Otoritas akan memberlakukan peringatan darurat gelombang panas apabila suhu udara melonjak melampaui batas bahaya masyarakat. Kondisi berbahaya tersebut merujuk pada suhu udara konstan di atas 38 derajat Celcius sepanjang hari. Fenomena alam berbahaya ini juga harus berlangsung selama minimal dua hari berturut-turut di wilayah tersebut.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) turut mengambil langkah taktis secara cepat. Oleh sebab itu, mereka mendesak penduduk setempat segera menghentikan semua bentuk kegiatan luar ruangan. Warga harus menunda pekerjaan lapangan sampai situasi lingkungan kembali normal dan benar-benar aman. Langkah penyelamatan massal ini bertujuan meminimalkan risiko penyakit berbahaya akibat sengatan cuaca ekstrem. Para petugas medis setempat juga bersiap siaga melayani warga yang membutuhkan pertolongan darurat.

Cuaca buruk memang sedang melanda kawasan Gyeongsan dan Pohang secara hebat sejak pekan lalu. Sebagai contoh, wilayah Hayang-eup di Kota Gyeongsan mencatat rekor suhu tertinggi hingga 39,9 derajat Celcius. Sementara itu, area Gigye-myeon di Kota Pohang juga menyentuh angka panas sekitar 37,2 derajat Celcius. KMA memprediksi kenaikan suhu udara ekstrem ini masih akan terus berlanjut secara intensif. Masyarakat harus mengikuti imbauan resmi dari otoritas demi keselamatan diri dan keluarga mereka. Seluruh elemen masyarakat perlu bekerja sama menghadapi tantangan alam yang sangat berat ini. Pemerintah pusat berjanji mengalirkan bantuan fasilitas pendingin ruangan ke berbagai fasilitas publik segera. Semua orang berharap agar peringatan darurat gelombang panas ini bisa mereda dalam waktu dekat.














