Semarang (PANTURATV.ID) - Banyak orang sering menghindari konsumsi susu saat sedang menjalani program diet. Mereka merasa takut karena munculnya anggapan bahwa minum susu bikin gemuk secara cepat. Anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar menurut para ahli kesehatan masa kini. Susu justru mengandung berbagai nutrisi penting yang berguna bagi tubuh manusia setiap hari. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami fakta gizi sebelum percaya pada mitos tersebut.
Ahli gizi klinis menjelaskan bahwa kenaikan berat badan terjadi akibat surplus kalori harian. "Susu bukanlah penyebab utama kegemukan jika Anda mengonsumsinya dalam batas yang sangat wajar," ungkap pakar. Beliau menambahkan bahwa jenis susu juga sangat memengaruhi jumlah kalori yang masuk.
Susu full cream memang memiliki kandungan lemak yang jauh lebih tinggi daripada lainnya. Akan tetapi, Anda tetap bisa memilih susu rendah lemak untuk menjaga berat badan. Selain itu, konsumsi susu bisa membantu proses metabolisme tubuh berjalan jauh lebih lancar. Kandungan protein tinggi dalam susu terbukti memberikan rasa kenyang yang bertahan lebih lama. Anda pun bisa mengendalikan keinginan ngemil makanan manis atau berkalori tinggi secara mudah. Klaim bahwa minum susu bikin gemuk hanyalah mitos belaka jika Anda mengontrol porsinya. Meskipun begitu, Anda harus tetap memperhatikan total asupan kalori dari sumber makanan lain.

Cara penyajian susu juga memegang peranan penting dalam menentukan jumlah kalori yang masuk. Banyak orang sering menambahkan gula, sirop, atau pemanis buatan ke dalam segelas susu. Tambahan bahan manis inilah yang sebenarnya memicu lonjakan berat badan secara lebih drastis. Oleh sebab itu, minumlah susu murni tanpa tambahan gula untuk mendapatkan manfaat maksimal. Anda sama sekali tidak perlu takut minum susu asalkan menjaga pola makan seimbang.
Sebaliknya, menghindari susu sama sekali justru bisa membuat tubuh kekurangan asupan kalsium penting. Padahal, tulang dan gigi sangat membutuhkan kalsium agar tetap kuat hingga usia senja. "Orang dewasa tetap membutuhkan asupan kalsium untuk mencegah risiko pengeroposan tulang sejak dini," tegasnya. Maka dari itu, jadikan susu sebagai bagian dari gaya hidup sehat Anda sehari-hari. Selalu bersikap bijak dalam memilih asupan makanan dan jangan mudah percaya mitos menyesatkan.















