LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Doa Mengalir Seperti Air: Cara Warga Turki Melepas Kepergian Kerabat

Oleh Citra Mellyana Putri
1 September 2026
2 menit baca

Doa Mengalir Seperti Air: Cara Warga Turki Melepas Kepergian Kerabat

Doa Mengalir Seperti Air: Cara Warga Turki Melepas Kepergian Kerabat

Turki (PANTURATV.ID) - Ketika ada anggota keluarga atau teman yang akan pergi merantau, menuntut ilmu, atau menempuh perjalanan jauh, masyarakat Indonesia umumnya melepasnya dengan bersalaman, pelukan, atau doa bersama. Di Turki, ada satu ritual unik dan dramatis yang wajib dilakukan saat kendaraan orang yang berpergian mulai melaju meninggalkan rumah. Tuan rumah atau kerabat akan melemparkan atau menyiramkan seember air ke jalan di belakang kendaraan yang baru saja bergerak.

Tradisi menyiram air ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan diiringi dengan ucapan doa khas yang berbunyi "Su gibi git, su gibi gel". Kalimat ini memiliki arti mendalam, yaitu "pergilah seperti air yang mengalir lancar, dan kembalilah dengan selamat seperti air". Air melambangkan kelancaran, kesegaran, dan kebersihan, sehingga diharapkan perjalanan yang ditempuh bebas dari hambatan maupun bahaya.

Bagi orang luar yang tidak paham, tindakan menyiramkan air ke jalanan saat mobil mulai jalan mungkin terlihat aneh atau bahkan berbahaya. Namun di Turki, gesture ini adalah bentuk ekspresi cinta dan pelepasan yang sangat emosional. Ada harapan kuat bahwa sama seperti air yang selalu menemukan jalannya untuk mengalir dan kembali, orang yang pergi pun akan kembali pulang ke rumah dalam keadaan sehat walafiat.

Kebiasaan ini berlaku untuk berbagai jenis perjalanan, mulai dari anak yang hendak pergi berkuliah di kota lain, suami yang pergi bertugas, hingga kerabat yang hendak berangkat liburan. Tidak jarang warga lokal menyiramkan air dari balkon lantai atas apartment jika kendaraan kerabatnya diparkir di bawah. Elemen air menjadi simbol perantara doa yang sangat sakral dalam budaya pelepasan warga Turki

Meskipun zaman sudah serba modern dan moda transportasi semakin canggih, tradisi menyiram air ini tetap bertahan kuat di tengah keluarga Turki. Ritual ini membuktikan bagaimana kepercayaan lokal dan doa keselamatan dapat diwujudkan dalam tindakan simbolis yang sederhana namun berkesan. Menyiram air di belakang roda kendaraan menjadi penanda kasih sayang yang terus mengalir bagi mereka yang sedang melangkah jauh.

Tentang Penulis

Citra Mellyana Putri

Penulis

Citra adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

268 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori