LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Bahaya Serpihan Silika Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Kesehatan Mata dan Langkah Tepat Pencegahannya

Oleh Cinta Isabell
7 September 2026
3 menit baca

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengandung serpihan silika tajam yang dapat merusak mata dan menyebabkan konjungtivitis.

Bahaya Serpihan Silika Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Kesehatan Mata dan Langkah Tepat Pencegahannya

Semarang (PANTURATV.ID) - Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap persebaran abu vulkanik di berbagai area Indonesia yang dipicu oleh aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Selain menjadi ancaman serius bagi sistem pernapasan, material erupsi ini juga menyimpan potensi bahaya yang sangat tinggi terhadap organ penglihatan.

Epidemiolog yang berasal dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, memberikan penjelasan terperinci mengenai dampak buruk paparan material vulkanik bagi fisik manusia. Beliau menegaskan bahwa karakteristik abu hasil erupsi gunung berapi jauh berbeda jika dibandingkan dengan debu atau abu biasa pada umumnya. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan zat silika yang strukturnya menyerupai serpihan kaca tajam sehingga berpotensi besar merusak jaringan tubuh yang terpapar langsung, seperti area mata, saluran pernapasan, mulut, hingga permukaan kulit.

Ketika mengenai organ penglihatan, material tajam ini dapat memicu timbulnya mata merah, rasa perih yang intens, produksi air mata berlebih, hingga kepekaan tinggi terhadap cahaya. Pada tingkat yang lebih parah, serpihan mikro tersebut sanggup memicu goresan luka pada permukaan kornea. Efek lanjutan yang perlu diwaspadai adalah timbulnya konjungtivitis atau peradangan pada membran mata yang memunculkan sensasi panas terbakar serta rasa tidak nyaman saat terpapar sinar matahari.

Untuk meminimalkan potensi cedera dan mengatasi paparan abu vulkanik pada mata, berikut adalah rangkaian panduan serta langkah antisipasi yang dapat diterapkan:

  1. Mengurangi Kegiatan Fisik yang Berat
OIP (4).jpg
  1. Memanfaatkan Air Saat Membersihkan Lingkungan
  1. Memakai Pelindung Mata yang Tepat
OIP (5).jpg
  1. Menghentikan Pemakaian Lensa Kontak
  1. Menghindari Kebiasaan Menengadah ke Udara
OIP (6).jpg
  1. Dilarang Mengucek atau Menggosok Area Mata

Rangkaian langkah pencegahan di atas sangat penting untuk dipahami dan diterapkan secara disiplin. Apabila setelah melakukan pertolongan pertama kondisi mata tetap memerah, terasa sangat sakit, atau mengalami penurunan kualitas penglihatan, segeralah berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter spesialis mata.

Tags

#abu vulkanik Gunung Anak Krakatau#bahaya silika kesehatan mata#pencegahan erupsi gunung#Dicky Budiman epidemiolog#konjungtivitis abu vulkanik#kesehatan mata Jawa Tengah#berita kesehatan Pantura#tips kesehatan mata#Semarang#Indonesia#pencegahan paparan abu vulkanik#keselamatan mata Jawa Tengah#tips kesehatan mata erupsi#Pantura kesehatan publik

Tentang Penulis

Cinta Isabell

Penulis

Cinta adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

172 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori