Semarang (PANTURATV.ID) - Banyak orang sering mengalami kesulitan saat memilih menu hidangan penutup hari. Memilih porsi makanan secara sembarangan sering memicu rasa panas pada bagian dada. Oleh karena itu, kita harus mengetahui aturan makan malam penderita asam lambung. Penyakit pencernaan ini memang membutuhkan perhatian ekstra agar pasien bisa tidur nyenyak. Spesialis gizi klinik, dr Igus Ulfa Yaze, membagikan panduan penting mengenai masalah ini. Pasien GERD ternyata masih boleh mengonsumsi nasi putih sebagai sumber energi utama mereka. Namun, mereka wajib memperhatikan jumlah takaran dan jenis lauk pauk pendamping makanan tersebut.
Dokter Yaze menjelaskan bahwa tubuh menurunkan laju metabolisme basal saat kita sedang tidur. Fungsi dasar tubuh manusia mengalami penurunan sekitar 15 sampai 20 persen setiap malam. Karena itu, kamu harus mengurangi porsi karbohidrat menjelang waktu istirahat pada malam hari. Pengidap GERD sama sekali tidak boleh menyamakan porsi sarapan pagi dengan makan malam. Sebaliknya, mereka harus mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang jauh lebih sedikit dari biasanya. Langkah pencegahan ini sangat membantu lambung mencerna makanan secara lebih mudah dan cepat. Akibatnya, risiko kenaikan gas lambung menuju kerongkongan akan menurun secara drastis setiap malam.
Kamu wajib menghindari hidangan pemicu iritasi saluran pencernaan manusia setiap waktu malam hari. Dokter Yaze melarang pasien memakan hidangan pedas dan asam menjelang waktu tidur malam. Makanan tersebut pasti memicu produksi asam lambung secara berlebihan pada malam hari. Oleh sebab itu, kamu harus memilih sayuran hijau atau lauk berprotein tinggi. Kamu juga perlu mengelola tingkat stres agar sistem pencernaan tetap berfungsi secara optimal. Dokter sangat merekomendasikan penerapan aturan makan malam penderita asam lambung secara konsisten harian. Konsistensi gaya hidup ini pasti menghasilkan kualitas tidur yang sangat baik setiap malam.

Hal penting lainnya menyangkut jeda waktu antara waktu makan dan jadwal tidur malam. Banyak orang memiliki kebiasaan langsung berbaring setelah mereka selesai menghabiskan hidangan makan malam. Padahal, kebiasaan buruk ini menjadi penyebab utama asam lambung naik menuju saluran kerongkongan. Dokter Yaze meminta pasien menghentikan aktivitas mengunyah dua jam sebelum jadwal tidur malam. Jeda waktu istirahat ini memberikan kesempatan bagi lambung untuk memproses seluruh makanan masuk. Dengan demikian, tubuh bisa mencerna asupan nutrisi tanpa menimbulkan gangguan kesehatan yang berarti. Kamu bisa mulai menerapkan aturan makan malam penderita asam lambung ini dari sekarang.
Penderita GERD juga wajib menjaga asupan cairan tubuh hariannya secara jauh lebih teliti. Mereka tidak boleh meminum kopi atau teh pekat menjelang jadwal istirahat malam hari. Minuman berkafein tinggi pasti melemahkan kinerja otot sfingter esofagus bagian bawah secara cepat. Karena itu, kamu sebaiknya meminum air putih hangat saja untuk melegakan area tenggorokan. Air putih hangat mampu menenangkan perut dan mencegah perut menjadi kembung saat tidur. Langkah sederhana ini sangat melengkapi terapi pengobatan dari dokter spesialis gizi klinik. Kamu pasti merasakan perubahan positif setelah konsisten menerapkan gaya hidup sehat ini rutin.














