LIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdanaLIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdanaLIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdanaLIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdana
Gaya Hidup

Waspada Bahaya Minuman Bersoda Harian, Dari Kerusakan Gigi Hingga Masalah Jantung

Oleh Citra Mellyana Putri
2 November 2026
1 menit baca

Waspada Bahaya Minuman Bersoda Harian, Dari Kerusakan Gigi Hingga Masalah Jantung

Waspada Bahaya Minuman Bersoda Harian, Dari Kerusakan Gigi Hingga Masalah Jantung

Semarang (PANTURATV.ID) - Di tengah cuaca terik, meneguk segelas minuman bersoda yang dingin memang memberikan kesegaran yang sangat memanjakan tenggorokan. Rasa manis serta sensasi gelembung karbonasinya kerap membuat banyak orang ketagihan hingga menjadikannya minuman wajib setiap kali makan. Padahal, kebiasaan meneguk minuman bersoda saban hari menyimpan ancaman kesehatan yang mengintai organ tubuh secara perlahan.

Kandungan gula tambahan jenis fruktosa yang sangat tinggi di dalam satu kaleng soda dapat melampaui batas kebutuhan gula harian seseorang. Ketika gula cair tersebut masuk ke dalam tubuh secara cepat, lonjakan kadar gula darah akan terjadi secara mendadak. Kondisi ini memaksa pankreas memproduksi hormon insulin secara berlebihan, yang jika terjadi terus-menerus akan memicu terjadinya resistensi insulin dan penyakit diabetes tipe dua.

Tidak hanya mengancam metabolisme, kandungan asam fosfat dan asam karbonat di dalam soda juga berdampak buruk bagi kesehatan gigi dan tulang. Sifat asam yang kuat pada soda dapat mengikis lapisan email gigi sedikit demi sedikit, membuat gigi menjadi sensitif dan mudah berlubang. Selain itu, asupan asam fosfat berlebih dapat menghambat penyerapan kalsium oleh tubuh, yang berisiko menurunkan kepadatan tulang secara dini.

Efek negatif minuman bersoda juga menjangkau kesehatan organ hati atau hepar. Hati harus bekerja keras memproses tumpukan gula fruktosa berlebih menjadi lemak. Seiring berjalannya waktu, penumpukan lemak tersebut dapat menyebabkan penyakit hati berlemak non-alkohol (non-alcoholic fatty liver disease), yang dapat mengganggu fungsi utama hati dalam menetralkan racun di dalam tubuh.

Guna menjaga kebugaran tubuh dalam jangka panjang, menghentikan atau membatasi asupan soda harian adalah keputusan yang sangat bijak. Cobalah beralih ke pilihan minuman yang jauh lebih sehat seperti air putih, teh herbal, atau air infusi buah (infused water). Kesegaran alami tanpa gula tambahan akan membuat tubuh terasa jauh lebih bugar dan terbebas dari ancaman penyakit kronis.

Tentang Penulis

Citra Mellyana Putri

Penulis

Citra adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

617 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori