Semarang (PANTURATV.ID) – Di era modern saat ini, digitalisasi memegang peranan penting dalam berbagai sektor, tak terkecuali dalam dunia wirausaha. Transformasi pemasaran dari konvensional ke arah digital kini menjadi sebuah keharusan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bertahan dan bersaing menjangkau pasar yang lebih luas.
Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Angkatan XXVIII Universitas Semarang (USM), Pramuji Raharjo dari Jurusan Manajemen, mengadakan program kerja individu berupa kegiatan sosialisasi bertajuk "Melek Digital: Strategi Meningkatkan Penjualan".
Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini sukses diselenggarakan pada hari Jumat (10/07/2026) dan secara khusus menyasar para ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di lingkungan RW 01, Kelurahan Beringin, Kota Semarang. Inisiasi program ini bermula dari hasil observasi di lapangan yang menunjukkan bahwa banyak ibu-ibu di wilayah tersebut memiliki produk UMKM yang sangat potensial, namun pemasarannya masih terbatas pada metode konvensional dari mulut ke mulut.
Dalam pemaparannya, Pramuji membagikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya transisi UMKM menuju pasar digital. "Banyak produk UMKM rumahan buatan ibu-ibu di RW 01 ini yang sebenarnya memiliki kualitas tinggi dan sangat layak jual. Sayangnya, jangkauan pasarnya masih terbatas karena belum memanfaatkan media sosial dan platform digital secara maksimal," jelasnya.
Materi yang disampaikan dalam sosialisasi ini tidak hanya sebatas pengenalan platform, tetapi juga langsung membedah strategi bisnis dan pemasaran yang up-to-date. Ibu-ibu PKK diajarkan pentingnya membangun personal branding pada produk jualan mereka, khususnya untuk produk kuliner rumahan agar tampil lebih menarik dan memiliki identitas kuat di mata pembeli.
Selain itu, materi juga menyentuh penerapan model bisnis sederhana agar usaha lebih terarah, trik membuat foto produk yang menggugah selera hanya bermodal kamera smartphone, hingga cara memanfaatkan fitur-fitur kekinian di media sosial (seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business) sebagai katalog harian.
Tingginya antusiasme peserta terlihat dari interaksi dan diskusi dua arah yang hidup selama acara berlangsung. Beberapa ibu-ibu PKK langsung berdiskusi mengenai strategi pengemasan (packaging) dan ide konten promosi yang cocok untuk produk makanan ringan serta kerajinan yang sedang mereka rintis.
Melalui kegiatan sosialisasi KKN-PPM ini, diharapkan ibu-ibu PKK RW 01 Kelurahan Beringin bertransformasi menjadi wirausahawati yang cerdas dan "melek digital". Dengan berbekal strategi pemasaran yang kreatif, produk-produk UMKM lokal dari Kelurahan Beringin diyakini mampu mengalami peningkatan omzet penjualan yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga.















