Spanyol (PANTURATV.ID) - Real Madrid sukses mengamankan kemenangan krusial dengan skor tipis tiga dua saat bertandang ke markas Elche pada pekan keenam La Liga musim dua ribu dua puluh enam dua ribu dua puluh tujuh. Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Manuel Martinez Valero tersebut menjadi ujian berat bagi skuad asuhan Jose Mourinho. Meski berhasil membawa pulang poin penuh, jalannya pertandingan menunjukkan sejumlah catatan penting yang harus segera dibenahi sebelum mereka melakoni laga krusial menghadapi Atletico Madrid pada akhir pekan nanti.
Kemenangan ini diraih dengan perjuangan ekstra setelah keunggulan dua gol Real Madrid di babak pertama sempat sirnah pada paruh kedua pertandingan. Penampilan individu para pemain menjadi sorotan utama dalam laga ini, di mana beberapa nama berhasil tampil memukau sementara yang lainnya justru mengalami kesulitan untuk menjaga konsistensi.

Kylian Mbappe muncul sebagai pahlawan kemenangan sekaligus pemain terbaik Real Madrid dalam pertandingan tersebut. Penyerang asal Prancis itu mencetak gol kedua yang memperlebar keunggulan timnya pada babak pertama. Mbappe sebenarnya berpeluang menambah pundi-pundi golnya, namun torehan keduanya harus dibatalkan oleh wasit karena terperangkap posisi offside yang sangat tipis. Tidak berhenti di situ, eks pemain Paris Saint Germain ini kembali menunjukkan peran vitalnya dengan memberikan assist matang untuk gol penentu kemenangan yang dicetak oleh Carlos Espi saat laga memasuki masa injury time babak kedua.

Selain Mbappe, Arda Guler juga terus membuktikan kualitasnya sebagai pilihan utama di lini tengah. Pemain muda ini tampil sangat efektif, baik saat membangun serangan maupun ketika membantu menekan pertahanan lawan. Guler menjadi aktor utama di balik gol pembuka setelah eksekusi tendangan bebasnya yang memukau memaksa kiper Elche, Matias Dituro, melakukan gol bunuh diri. Penampilan gemilangnya tersebut diyakini akan membuat Mourinho semakin pusing dalam menentukan komposisi ideal di lini tengah untuk laga-laga berikutnya. Sementara itu, kontribusi positif juga ditunjukkan oleh Diomande yang mencatatkan assist perdananya bersama seragam Real Madrid melalui umpan silang terukur yang sukses diselesaikan menjadi gol oleh Espi.
Namun di balik raihan tiga poin tersebut, performa Vinicius Junior dan Marc Cucurella justru memicu kekhawatiran. Vinicius tampak sangat kesulitan mengonversi berbagai peluang emas yang didapatkannya menjadi gol maupun assist. Walau ia cukup aktif membantu pertahanan dengan beberapa kali merebut bola kembali dari kaki lawan, efektivitas penyerang asal Brasil ini saat menguasai bola jauh dari harapan. Penyelesaian akhirnya yang buruk membuat alur serangan Real Madrid kerap terhenti di area berbahaya lawan.
Sektor pertahanan juga menjadi catatan merah meny menyusul penampilan kurang meyakinkan dari Marc Cucurella. Bek kiri tersebut tampak kewalahan meredam skema serangan melebar yang diterapkan oleh Elche sepanjang babak kedua. Cucurella terlibat langsung dalam proses terciptanya dua gol balasan dari tim tuan rumah yang sempat membuat kedudukan menjadi imbang. Meski penurunan performa lini belakang tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada satu pemain saja, rapuhnya koordinasi di area pertahanan kiri ini jelas menjadi pekerjaan rumah yang sangat mendesak bagi Jose Mourinho agar tidak menjadi celah yang dimanfaatkan oleh Atletico Madrid pada pertandigan mendatang.














