Italia (PANTURATV.ID) - Paolo Maldini resmi meninggalkan jabatan pentingnya sebagai direktur teknik Federasi Sepakbola Italia. Ia mengambil keputusan mengejutkan ini tepat pada hari Senin akhir bulan Juli. Akibatnya, publik sepak bola langsung mempertanyakan nasib kursi pelatih Timnas Italia saat ini. Leonardo Araujo juga ikut melepaskan posisi penasihat teknis secara bersamaan demi solidaritas. Padahal, FIGC baru menunjuk kedua tokoh sepak bola hebat tersebut pada pertengahan Juli lalu. Sebelumnya, Maldini dan Leonardo sangat ingin merekrut Andrea Pirlo sebagai juru taktik baru. Namun, Presiden FIGC Giovanni Malago menolak keras rencana perekrutan mantan gelandang hebat tersebut.
Malago menyoroti status Pirlo sebagai duta sebuah perusahaan judi asal negara Rusia. Aturan hukum Italia melarang keras seluruh aktivitas promosi judi dalam industri olahraga profesional. Oleh karena itu, Maldini merasa sangat kecewa dan langsung memilih mundur dari jabatannya. Mancini Calon Kuat Pelatih Timnas Italia Mundurnya Maldini langsung membuka jalan lebar bagi sosok Roberto Mancini untuk kembali bekerja. Mancini memiliki kedekatan khusus dengan petinggi Malago sehingga peluangnya semakin membesar saat ini. Sebenarnya, Maldini sama sekali tidak melirik Mancini sebagai kandidat utama pelatih Timnas Italia. Akan tetapi, situasi internal FIGC berubah sangat drastis setelah kepergian dua direktur teknik tersebut.

Sementara itu, petinggi federasi kabarnya belum menghubungi Antonio Conte untuk mengisi kekosongan kursi kepelatihan. Roberto Mancini jelas memiliki rekam jejak panjang bersama skuad utama bernama Gli Azzurri. Ia sukses membawa tim tangguh tersebut merengkuh gelar juara Piala Eropa beberapa waktu lalu. Bahkan, ia sempat mencatatkan rekor fantastis berupa 37 pertandingan beruntun tanpa menelan satu kekalahan. Sayangnya, ia sempat berselisih tajam dengan Gabriele Gravina sebelum akhirnya merantau ke wilayah Timur Tengah. Selanjutnya, Presiden Lega Serie A Ezio Simonelli mengaku sangat menyayangkan keputusan mundur Paolo Maldini.
Eks Presiden FIGC Giancarlo Abete langsung melontarkan kritik pedas mengenai situasi manajemen organisasi. Ia menilai federasi sepak bola wajib memprioritaskan pencarian sosok direktur teknik yang baru. Langkah kepengurusan memilih juru taktik lebih dulu justru bertentangan dengan rancangan proyek awal Malago. Siapa pun sosok pelatih Timnas Italia kelak pasti harus segera menyiapkan kekuatan skuad utamanya. Pasalnya, mereka akan segera menghadapi laga krusial kompetisi UEFA Nations League melawan Belgia dan Prancis.













