LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Mitos Kebiasaan Mandi Malam Hari dan Kaitannya dengan Kesehatan Sendi

Oleh Alfira Aufa
3 September 2026
2 menit baca

Mitos beredar bahwa mandi malam hari dapat memicu penyakit rematik atau radang sendi. Namun, dr. Noah Jefferson Permana menegaskan ini hanya mitos tanpa dasar medis.

Mitos Kebiasaan Mandi Malam Hari dan Kaitannya dengan Kesehatan Sendi

Semarang (PANTURATV.ID) - Anggapan mengenai kebiasaan membersihkan diri pada malam hari yang dapat memicu timbulnya penyakit radang sendi atau rematik telah lama beredar di tengah kehidupan masyarakat. Banyak orang percaya bahwa guyuran air dingin maupun paparan udara malam ketika mandi dapat memicu terjadinya gangguan pada persendian. Namun, kebenaran dari kepercayaan turun-temurun ini akhirnya diluruskan oleh tenaga medis profesional. Seorang praktisi kesehatan sekaligus pembuat konten edukasi, dr. Noah Jefferson Permana, menegaskan bahwa keyakinan mengenai bahaya mandi di malam hari tersebut sepenuhnya hanyalah sebuah mitos yang tidak memiliki dasar medis.

Melalui penjelasan yang ia bagikan di media sosial, dr. Noah mengungkapkan bahwa masyarakat tidak perlu merasa cemas atau ragu apabila ingin membersihkan tubuh pada malam hari, terutama setelah selesai menjalani serangkaian aktivitas yang melelahkan sepanjang hari. Ia memaparkan bahwa secara medis, penyakit rematik sama sekali tidak dipicu oleh kebiasaan mandi di waktu malam. Penyebab utama dari munculnya penyakit rematik sebenarnya adalah adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh atau yang dikenal dengan istilah autoimun. Pada kondisi ini, sistem imunitas tubuh mengalami kekeliruan dalam mengenali sel-sel tubuh yang sehat dan normal, lalu menganggapnya sebagai ancaman yang berbahaya, sehingga akhirnya menimbulkan peradangan pada area persendian.

Selain meluruskan stigma negatif yang menyelimuti kebiasaan tersebut, dr. Noah juga menjelaskan bahwa kegiatan mandi pada malam hari justru mampu memberikan berbagai dampak positif dan manfaat kesehatan bagi tubuh. Salah satu manfaat utamanya adalah membantu merelaksasi tubuh sehingga sangat disarankan bagi individu yang sering mengalami kesulitan untuk tidur atau insomnia. Kebersihan dan kesegaran tubuh setelah mandi malam dapat membuat kualitas istirahat menjadi jauh lebih baik.

Mandi malam hari tidak menyebabkan penyakit rematik karena gangguan persendian tersebut murni disebabkan oleh masalah sistem autoimun tubuh dan bukan karena guyuran air dingin di malam hari. Kebiasaan mandi setelah beraktivitas seharian justru aman dilakukan serta memberikan manfaat positif untuk membantu merelaksasi tubuh dan meningkatkan kualitas tidur seseorang.

Tags

#mandi malam hari#kesehatan sendi#rematik mitos#penyakit autoimun#dr. Noah Jefferson Permana#kesehatan Semarang#tips kesehatan#kualitas tidur#sistem imun tubuh#berita kesehatan Jawa Tengah#mitos kesehatan#penyakit rematik#autoimun#Semarang#sistem kekebalan tubuh

Tentang Penulis

Alfira Aufa

Penulis

Alfira adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

170 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori