NTT (PANTURATV.ID) Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan santunan duka gempa Ende kepada keluarga korban. Beliau mengunjungi warga secara langsung pada hari Selasa tanggal delapan belas Agustus. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar lima belas juta rupiah untuk setiap ahli waris. Selanjutnya, Tito berharap bantuan finansial tersebut mampu meringankan penderitaan masyarakat daerah setempat. Selain itu, menteri juga memberikan semangat juang kepada keluarga yang kehilangan kerabat. Pemerintah pusat selalu berupaya hadir menemani masyarakat saat menghadapi masa masa sulit. Oleh karena itu, para menteri meninjau lokasi pengungsian untuk melihat kondisi warga.
Tito Karnavian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Nagekeo setelah menyelesaikan acara penyerahan bantuan. Di sana, beliau menanyakan kebutuhan utama warga yang mengungsi akibat guncangan bumi. Sementara itu, presiden memerintahkan seluruh pejabat negara agar segera membantu penduduk NTT. Lebih lanjut, menteri menemukan fakta bahwa kawasan utara Pulau Flores menderita kerusakan parah. Banyak penduduk tidak memiliki tempat tinggal karena guncangan tanah menghancurkan rumah mereka. Oleh sebab itu, kementerian terus mendistribusikan santunan duka gempa Ende secara merata.

Sebagai tambahan, Tito Karnavian mengamati infrastruktur dan layanan dasar masyarakat sekitar Flores. Beliau melihat jalan desa mengalami kerusakan fatal sehingga menyulitkan akses kendaraan logistik. Meski demikian, pemerintah tetap berusaha keras mengirimkan kebutuhan pokok melalui jalur udara. Dengan demikian, para pengungsi tidak akan mengalami kekurangan bahan makanan dan minuman. Akhirnya, presiden berharap penyaluran santunan duka gempa Ende mampu mempercepat proses pemulihan. Pemerintah daerah juga berkolaborasi bersama aparat keamanan untuk menjaga ketertiban area pengungsian. Tambahan pula, petugas medis siap sedia memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh warga. Kita semua mengetahui bahwa bencana alam sering meninggalkan trauma mendalam bagi warga. Oleh karena itu, pendampingan psikologis turut menjadi fokus utama program pemulihan negara. Selain memberikan uang tunai, petugas mendirikan tenda khusus untuk kegiatan pemulihan mental. Tentu saja, langkah strategis ini mencerminkan kepedulian tinggi pemimpin terhadap keselamatan rakyat.













