LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Fakta Golongan Darah yang Paling Sering Digigit Nyamuk

Oleh Lilis Anggraini
19 Agustus 2026
2 menit baca

Penelitian ilmuwan Jepang membuktikan bahwa individu dengan golongan darah O paling sering digigit nyamuk, karena mereka menghasilkan senyawa volatil seperti asam laktat dan karbon dioksida dalam jumlah besar, sehingga mudah dideteksi oleh nyamuk.

Fakta Golongan Darah yang Paling Sering Digigit Nyamuk

Semarang (PANTURATV.ID) - Pernahkah Anda memikirkan fenomena golongan darah yang paling sering digigit nyamuk saat malam hari? Banyak orang awam menganggap klaim tersebut hanya sekadar mitos belaka pada kehidupan masyarakat modern. Namun, para peneliti sains telah membuktikan kebenaran fakta ilmiah mengenai pemilihan target serangga ini. Selanjutnya, Guru Besar terkemuka IPB University, Upik Kesumawati, memberikan penjelasan lengkap mengenai fenomena menarik ini.

Berdasarkan penelitian ilmiah para ahli, kawanan nyamuk sangat menyukai individu dengan tipe darah O. Kemudian, Upik merujuk langsung pada sebuah riset ilmuwan dari Jepang pada tahun 2004 silam. Peneliti asal Jepang menemukan fakta bahwa nyamuk menghisap darah individu O dalam jumlah banyak. Alasannya, orang bergolongan darah O menghasilkan senyawa volatil yang jauh lebih berlimpah ruah. Misalnya, tubuh mereka memproduksi asam laktat dan karbon dioksida dalam jumlah sangat besar. Akibatnya, serangga penghisap darah ini bisa mendeteksi keberadaan mereka dengan cara sangat mudah.

Tentu saja, fakta golongan darah yang paling sering digigit nyamuk memiliki daya tarik khusus. Walaupun begitu, orang dengan tipe darah A, B, atau AB sama sekali tidak kebal. Mereka semua tetap memiliki potensi besar untuk menarik perhatian serangga berukuran sayap mini. Selain itu, beberapa faktor lain juga turut memengaruhi kemampuan nyamuk mendeteksi lokasi targetnya. Sebagai contoh, tingkat panas tubuh dan kelembapan kulit memberikan petunjuk kuat bagi kawanan nyamuk. Bahkan, hembusan napas manusia juga mengundang serangga terbang ini untuk segera mendekat menghisap darah.

ark21-co-5d8aa1c0097f36524d4398d2.jpg

Fakta menarik lainnya berkaitan kuat dengan menu makanan utama serangga berukuran kecil ini. Banyak orang salah mengira bahwa nyamuk selalu menjadikan darah segar sebagai sumber makanan pokok. Kenyataannya, nyamuk betina memerlukan protein darah semata-mata untuk membantu kelancaran proses pematangan telur. Sementara itu, kelompok nyamuk jantan memilih nektar bunga sebagai sumber energi utama harian mereka. Dengan demikian, Anda hanya menerima rasa sakit akibat gigitan nyamuk betina saat beraktivitas harian. Penjelasan tentang golongan darah yang paling sering digigit nyamuk memang selalu mengundang rasa penasaran.

Lebih lanjut, pilihan warna pakaian Anda juga menentukan tingkat ketertarikan serangga terbang menjengkelkan ini. Pakar kesehatan menjelaskan bahwa kain berwarna gelap menyerap panas tubuh manusia dengan sangat cepat. Sebagai dampaknya, kondisi hangat tersebut sangat mengundang kedatangan kawanan nyamuk menuju area sekitar Anda. Oleh sebab itu, Anda perlu memakai pakaian panjang tertutup guna menghindari serangan nyamuk nakal. Kesimpulannya, tipe O menduduki peringkat utama sebagai golongan darah yang paling sering digigit nyamuk. Namun, Anda harus selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah demi mencegah munculnya sarang nyamuk. Sebagai tambahan, tindakan perlindungan diri maksimal akan menjauhkan anggota keluarga Anda dari risiko penyakit.

Tags

#golongan darah O nyamuk#fakta nyamuk menggigit#penelitian IPB University#Upik Kesumawati#nyamuk Semarang#pencegahan gigitan nyamuk#darah O paling digigit#Pantura Jawa Tengah#kesehatan masyarakat#riset ilmiah nyamuk#golongan darah O#nyamuk#gigitan nyamuk#fakta ilmiah#kesehatan#IPB University#Semarang#penelitian#perlindungan nyamuk#tips kesehatan

Tentang Penulis

Lilis Anggraini

Penulis

Lilis adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

125 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori