Bali (PANTURATV.ID)* - Petenis andalan tuan rumah M. Rifqi Triadi berhasil melaju ke babak semifinal ganda. Dia mengikuti turnamen Men's World Tennis Championship seri pertama M-15 dengan semangat tinggi. Bersama Francis Casey Alcantara, Rifqi tampil sangat luar biasa pada perempatfinal hari Kamis. Selanjutnya, mereka berdua menghadapi ganda tangguh asal India Abhinav Sanjeev Shanmugam dan Manish Sureshkumar. Meskipun sempat kalah 4-6 pada set pertama, Rifqi dan Francis cepat bangkit kembali. Oleh karena itu, mereka sukses merebut kemenangan 6-1 pada set kedua yang krusial. Akhirnya, kedua petenis ini harus menentukan pemenang pertandingan melalui babak super tiebreak penentuan. Tentu saja, momen ketegangan ini menuntut kedua pemain untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik.
Francis menunjukkan kematangan serta pengalaman bertanding yang sangat luar biasa pada momen tersebut. Selain itu, Rifqi juga terus melepaskan senjata andalan forehand keras ke arah lawan. Berkat kombinasi ini, mereka berdua sukses meraih kemenangan dramatis dengan skor akhir 10-4. Lebih lanjut, mereka segera melangkah menuju babak semifinal bertemu Alexander Chang dan Tanapat Nirundorn. Rifqi sangat memuji Francis yang bermain tenang saat menghadapi tekanan tinggi dari lawan. Sehingga, Francis mampu membawa pasangan ini keluar sebagai pemenang dalam laga sengit tersebut. Sementara itu, Francis menyebut kunci utama kemenangan mereka berdua adalah bermain penuh kesabaran. Tentu saja, mereka juga berani tampil agresif ketika menjalani babak super tiebreak penentuan.

Sayangnya, Rifqi dan Rafalentino Ali Da Costa gagal melangkah jauh pada nomor tunggal. Kedua petenis berbakat ini harus kandas lebih awal saat memainkan babak kedua turnamen. Bermain di lapangan F Nusa Dua Bali, Rifqi mendapat tekanan berat dari Sam Ryan. Selanjutnya, dia berjuang mati-matian mengejar perolehan poin dari petenis tangguh asal negeri kanguru. Sam Ryan Ziegann dari Australia sukses menaklukkan Rifqi 4-6 pada set pembuka laga. Bahkan, petenis berusia 27 tahun berperingkat 616 ATP ini kembali menyerah dengan skor 3-6. Pada waktu bersamaan, petenis muda Rafalentino Ali Da Costa gagal melanjutkan langkah gemilang.
Sebab, wakil Jepang Ryuki Matsuda berhasil mengalahkan Falen 4-6 dan 3-6 secara langsung. Ryuki Matsuda segera mengakhiri perlawanan Falen dalam waktu 1 jam 35 menit yang melelahkan. Meskipun begitu, Falen tetap meraih pengalaman berharga setelah menghadapi petenis Jepang yang tangguh. Petenis Jepang memang selalu terkenal handal saat memainkan pola permainan reli yang panjang. Oleh karena itu, Falen menganggap kekalahan ini sebagai modal penting seri Men's World Tennis Championship selanjutnya. Terlebih lagi, dia bertekad berlatih lebih giat agar mampu meraih hasil lebih baik.















