LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Kiat Praktis Menyajikan Combro Renyah Gurih Bebas Repot

Oleh Alfira Aufa
17 September 2026
2 menit baca

Membuat combro tidak perlu lagi melalui proses rumit. Dengan memanfaatkan singkong parut beku dan teknik penggorengan yang tepat.

Kiat Praktis Menyajikan Combro Renyah Gurih Bebas Repot

Semarang (PANTURATV.ID) - Membuat camilan tradisional combro dengan tekstur garing di luar serta lembut di dalam kerap dianggap membutuhkan proses yang rumit. Rasa enggan ini umumnya muncul saat membayangkan tahap awal pembuatan, seperti mengupas, membersihkan, hingga memarut singkong serta memeras airnya. Tahapan tersebut tidak hanya menyita banyak waktu dan tenaga, tetapi juga berisiko menghasilkan adonan yang terlalu basah sehingga mudah hancur atau meletus saat dimasukkan ke dalam minyak panas.

Untuk mengatasi kerepotan tersebut, kini hadir opsi yang jauh lebih efisien tanpa mengurangi kenikmatan cita rasa aslinya. Salah satu jalan pintas yang bisa digunakan adalah memanfaatkan produk singkong parut beku yang banyak dijual di pasaran. Singkong beku cukup didiamkan di suhu ruangan selama dua puluh hingga tiga puluh menit, lalu diperas sedikit guna mengontrol kadar airnya. Selain itu, singkong kukus yang ditumbuk halus saat masih hangat juga dapat menjadi pilihan adonan yang sangat pulen serta stabil saat digoreng.

Agar kombinasi rasanya makin sempurna, kunci utama terletak pada olahan isian oncom. Tumisan bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit perlu dimasak bersama rempah aromatik serta pecahan oncom hingga benar-benar mengering. Kehadiran air yang tersisa pada isian justru menjadi penyebab utama timbulnya uap panas yang dapat memicu kulit combro retak atau pecah.

Pada proses pembentukan adonan kulit, campuran singkong parut, sedikit kelapa parut setengah tua, garam, dan tepung tapioka diuleni hingga merata. Penggunaan tepung tapioka ini memegang peranan penting untuk menciptakan tekstur renyah yang tahan lama. Setelah itu, adonan dipipihkan, diisi dengan tumisan oncom, lalu dipadatkan dan dibentuk lonjong hingga seluruh permukaannya halus tanpa celah.

Tahap penggorengan juga memerlukan perhatian ekstra. Gunakan minyak dalam jumlah banyak agar seluruh bagian combro terendam dengan sempurna pada suhu sedang. Adonan tidak boleh langsung dibalik agar lapisan luarnya mengeras terlebih dahulu. Jika digoreng dengan benar sampai berwarna kuning keemasan, combro akan matang merata, tidak menyerap minyak berlebih, dan tetap renyah hingga beberapa jam.

Inovasi bahan baku praktis seperti singkong parut beku serta pemahaman teknik pengolahan yang tepat terbukti mampu mempermudah pembuatan makanan tradisional tanpa merusak cita rasa aslinya. Langkah ini menjadi solusi efektif bagi masyarakat modern yang ingin menikmati kelezatan kuliner lokal di rumah dengan cara yang lebih cepat, higienis, dan minim risiko gagal.

Tags

#combro renyah#resep combro#makanan tradisional#singkong parut#oncom#Semarang#kuliner Jawa Tengah#camilan tradisional#tips memasak#makanan goreng#resep praktis#Pantura#camilan Jawa Tengah#cara membuat combro#Kuliner Pantura#kuliner Pantura

Tentang Penulis

Alfira Aufa

Penulis

Alfira adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

214 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori