LIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdanaLIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdanaLIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdanaLIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdana
Gaya Hidup

Kaya Protein dan Probiotik, Alasan Mengapa Tempe Bagus Dikonsumsi Saban Hari

Oleh Citra Mellyana Putri
3 November 2026
1 menit baca

Kaya Protein dan Probiotik, Alasan Mengapa Tempe Bagus Dikonsumsi Saban Hari

Kaya Protein dan Probiotik, Alasan Mengapa Tempe Bagus Dikonsumsi Saban Hari

Semarang (PANTURATV.ID) - Tempe merupakan olahan kedelai fermentasi khas Indonesia yang keberadaannya sudah sangat akrab dalam menu makanan sehari-hari. Walaupun harganya relatif murah meriah, kualitas gizi yang terkandung di dalam tempe tidak kalah dibanding bahan makanan mewah lainnya. Mengonsumsi tempe secara teratur setiap hari membawa manfaat kesehatan yang luar biasa bagi pencernaan dan ketahanan tubuh.

Proses fermentasi kedelai oleh jamur Rhizopus membuat tempe kaya akan kandungan probiotik dan enzim pencernaan alami. Probiotik ini berfungsi memperkaya mikroflora baik di dalam usus sehingga ekosistem pencernaan menjadi jauh lebih sehat dan seimbang. Pencernaan yang prima tidak hanya melancarkan buang air besar, tetapi juga merupakan kunci utama dari sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Sebagai sumber protein nabati utuh, tempe mengandung isoflavon yang bertindak sebagai antioksidan kuat untuk menetralkan radikal bebas. Senyawa isoflavon pada tempe terbukti ampuh membantu menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi peradangan sistemik, serta merawat kepadatan tulang. Bagi kaum wanita, asupan isoflavon alami ini juga sangat baik untuk menjaga keseimbangan hormon tubuh.

Keunggulan tempe dibanding bahan kedelai lainnya adalah tingkat penyerapan nutrisinya yang jauh lebih tinggi di dalam tubuh. Proses fermentasi secara alami menguraikan senyawa asam fitat yang biasanya menghambat penyerapan mineral. Alhasil, zat besi, kalsium, dan magnesium yang ada di dalam tempe dapat diserap oleh jaringan tubuh secara jauh lebih maksimal dan cepat.

Untuk meraup khasiat terbaiknya, pilihlah metode pengolahan tempe yang sehat seperti dikukus, dipanggang, ditumis dengan sedikit minyak olive, atau dimasak dalam sup bening. Hindari mengolah tempe dengan cara digoreng menggunakan minyak berulang agar kandungan lemak jenuhnya tidak merusak kebaikan nutrisi alaminya. Olahan tempe yang bersih akan memberikan pasokan gizi yang murni bagi tubuh Anda.

Tentang Penulis

Citra Mellyana Putri

Penulis

Citra adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

629 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori