Semarang (PANTURATV.ID) - Kisah petualangan Odiseus mengarungi samudra selama satu dekade demi kembali ke tanah airnya di Itaka sudah sangat tersohor melalui karya sastra klasik Odisea buatan penyair Homer. Namun, di balik narasi kepahlawanan dan konflik mitologi yang mendominasi cerita, karya ini juga menyimpan catatan mengenai tradisi makan masyarakat Yunani Kuno.
Para sejarawan dan arkeolog menyimpulkan bahwa meskipun terdapat bumbu dramatisasi dalam cerita, jenis hidangan yang disebutkan memang merefleksikan pola konsumsi nyata masyarakat pada Zaman Perunggu.

- Roti dan bubur jelai
Roti berkualitas tinggi berbahan gandum murni umumnya merupakan sajian eksklusif bagi kalangan berada. Sementara itu, masyarakat biasa lebih sering mengonsumsi bubur jelai sebagai sumber karbohidrat harian. Dalam kisah Odisea, kehadiran roti sering difungsikan sebagai simbol kemuliaan serta bentuk penghormatan tuan rumah dalam menyambut tamu.

- Minyak zaitun dan buah zaitun
Uniknya, penggunaan lemak hewani untuk mengolah masakan hampir tidak ditemukan pada era tersebut, karena seluruh kebutuhan lemak nabati telah dipenuhi oleh minyak zaitun.

- Keju
Keju biasa disantap secara sederhana bersama potongan roti, atau dipadukan dengan pemanis alami dan buah-buahan sebagai hidangan penutup. Dalam wiracarita Odisea, keterampilan mengolah keju juga dikaitkan dengan klan Cyclops yang hidup sebagai penggembala, yang diyakini turut memengaruhi reputasi keju khas daerah Sisilia di kemudian hari.

- Daging domba
Konsumsi daging biasanya terbatas pada momen-momen tertentu saja, seperti dalam upacara keagamaan atau ritual persembahan kepada para dewa. Meskipun daging anak domba terasa lebih empuk, penyembelihannya tergolong jarang dilakukan karena dinilai kurang menguntungkan secara ekonomi.

- Ikan
Jarangnya penggambaran hidangan ikan dalam kisah Odisea diperkirakan lebih berkaitan dengan kebutuhan estetika sastra Homer yang ingin menampilkan para tokoh utamanya sebagai sosok agung melalui jamuan pesta daging.

- Buah ara
Bagian lain dari pohon ara turut dimanfaatkan, seperti getahnya yang digunakan untuk membantu proses penggumpalan saat pembuatan keju, serta dedaunannya yang dimanfaatkan sebagai pembungkus olahan ikan atau daging saat dimasak.

- Madu
Di antara berbagai jenis yang ada, madu hasil panen dari kawasan Gunung Hymettus menjadi produk yang paling bernilai tinggi dan dianggap mewah karena memiliki aroma khas dari bunga thyme.















