LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Intip Risiko Fatal Kebiasaan Duduk Terlalu Lama yang Sering Diabaikan Pekerja

Oleh Citra Mellyana Putri
7 September 2026
1 menit baca

Intip Risiko Fatal Kebiasaan Duduk Terlalu Lama yang Sering Diabaikan Pekerja

Intip Risiko Fatal Kebiasaan Duduk Terlalu Lama yang Sering Diabaikan Pekerja

Semarang (PANTURATV.ID) - Bekerja di depan layar komputer selama berjam-jam kini sudah menjadi rutinitas harian bagi mayoritas pekerja perkotaan. Tanpa disadari, tubuh berada dalam posisi duduk yang hampir tidak bergerak selama lebih dari delapan jam setiap harinya. Kebiasaan sedentari atau minim aktivitas fisik ini perlahan-lahan menjadi ancaman serius bagi kesehatan jangka panjang yang jarang disadari sejak awal.

Ketika tubuh duduk terlalu lama, proses metabolisme akan melambat secara drastis karena otot-otot besar tidak aktif bekerja. Hal ini membuat kemampuan tubuh dalam memecah lemak dan merespons hormon insulin menurun secara signifikan. Dampaknya, risiko terkena penyakit tidak menular seperti diabetes tipe dua, obesitas, dan penyakit jantung meningkat jauh lebih tinggi dibandingkan orang yang aktif bergerak.

Masalah lain yang langsung terasa adalah gangguan pada struktur tulang belakang dan postur tubuh secara keseluruhan. Duduk dalam durasi panjang kerap memicu ketegangan otot leher, bahu, dan punggung bawah yang berujung pada nyeri kronis. Posisi duduk yang salah juga dapat menjepit saraf dan mengganggu sirkulasi darah di area kaki, memicu pembengkakan hingga risiko penggumpalan darah.

Dampak buruk dari kebiasaan ini ternyata tidak bisa langsung hilang begitu saja hanya dengan berolahraga selama satu jam di malam hari. Tubuh manusia pada dasarnya dirancang untuk terus bergerak secara berkala sepanjang hari, bukan untuk berdiam diri dalam waktu yang sangat lama lalu mendadak dipaksa beraktivitas berat dalam waktu singkat.

Untuk menekan risiko bahaya tersebut, sangat disarankan untuk melakukan selingan gerak ringan setiap 30 atau 60 menit sekali. Mengambil air minum, berjalan sebentar di sekitar ruangan, atau sekadar melakukan peregangan sederhana sudah cukup membantu melancarkan aliran darah kembali. Langkah kecil ini sangat berarti untuk menjaga organ tubuh tetap berfungsi optimal di tengah tuntutan pekerjaan harian.

Tentang Penulis

Citra Mellyana Putri

Penulis

Citra adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

281 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori