Semarang (PANTURATV.ID) - Apple secara resmi memperkenalkan ponsel lipat pertamanya yang dinamai iPhone Duo. Perangkat ini diperkenalkan secara global bersamaan dengan lini iPhone 18 Pro dan membawa era baru bagi ekosistem seluler raksasa teknologi asal Cupertino tersebut. Kehadiran smartphone lipat ini menandai perubahan desain paling radikal sejak iPhone pertama kali diluncurkan hampir dua dekade lalu. Demi mengoptimalkan bentuk fisiknya yang fleksibel, Apple membekali perangkat ini dengan penyesuaian sistem operasi iOS 27 serta berbagai fitur perintis yang sebelumnya belum pernah diimplementasikan pada lini ponsel standar mereka.
Inovasi utama yang menjadi sorotan adalah kemampuan menjalankan fungsi split screen atau Split View secara bawaan. Fitur ini memungkinkan pengguna membuka dan mengoperasikan dua aplikasi secara berdampingan pada layar utama berukuran 7,6 inci. Berbeda dari ponsel terdahulu yang mengharuskan pengguna berpindah-pindah aplikasi, iPhone Duo memberikan kemudahan produktivitas seperti mencatat sembari membaca dokumen atau membuka dua jendela peramban Safari sekaligus untuk membandingkan informasi. Pengguna juga dapat menyimpan kombinasi aplikasi favorit agar dapat diakses kembali dengan cepat. Inovasi berikutnya terletak pada integrasi teknologi kamera di bawah layar. Kamera depan FaceTime dipasang tersembunyi di balik panel layar utama sehingga tampilan visual tetap utuh tanpa terganggu oleh lubang kamera maupun bilah Dynamic Island.
Kamera ini dirancang fleksibel untuk kebutuhan panggilan video atau swafoto, terutama ketika perangkat diletakkan dalam posisi setengah terlipat di atas meja secara bebas genggam. Sistem pemindai wajah Face ID digantikan oleh sensor Touch ID yang diintegrasikan pada tombol daya samping perangkat.
Fitur unggulan lainnya adalah dukungan resmi untuk Apple Pencil. Aksesori stylus yang sebelumnya identik dengan tablet iPad kini dapat digunakan langsung di smartphone. Apple merancang pena digital ini agar dapat merespons sapuan di layar penutup bagian luar maupun panel utama bagian dalam, sehingga pengguna bebas membuat catatan cepat, menggambar sketsa, hingga membubuhkan koreksi dokumen.
Terakhir, perangkat ini hadir sebagai ponsel Apple pertama yang melepaskan penggunaan kartu SIM fisik sepenuhnya dan mewajibkan teknologi eSIM bagi para penggunanya. StatementLangkah Apple merilis iPhone Duo menjadi bukti nyata pembuktian bahwa inovasi perangkat lipat tidak sekadar berfokus pada estetika fisik atau bentuk layar semata, melainkan juga harus berorientasi pada peningkat fungsionalitas penggunanya.
Integrasi dukungan Apple Pencil dan kemampuan multitasking seperti Split View merupakan keputusan strategis yang efektif menjembatani batas antara kenyamanan smartphone dengan fleksibilitas komputasi portabel sekelas tablet. Keseluruhan pembaruan ini diprediksi akan menetapkan standar baru bagi industri teknologi seluler modern dalam menghadirkan pengalaman pengguna yang produktif dan efisien.













