Semarang (PANTURATV.ID) - Universitas Semarang menyambut kedatangan 2.765 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 melalui agenda Pengenalan Akademik dan Kegiatan Mahasiswa. Kegiatan orientasi yang berlangsung selama tiga hari ini digelar pada 12 hingga 14 September 2026 di kampus utama yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari, Pedurungan, Semarang. Acara ini dirancang bukan sekadar untuk memperkenalkan area kampus, melainkan juga untuk menanamkan dasar-dasar pemikiran kritis, jiwa kemandirian, serta wawasan kebangsaan bagi para peserta.
Wakil Rektor I Universitas Semarang, Prof. Dr. Ir. Haslina, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan orientasi tersebut merupakan langkah awal penting agar mahasiswa mampu beradaptasi secara optimal. Menurutnya, agenda ini bukanlah formalitas semata. Selama masa pengenalan, mahasiswa diajak memahami sistem pembelajaran akademik, mengasah keterampilan non-akademis, memperluas jejaring pertemanan, serta mengenal ragam fasilitas pendukung yang dapat dimanfaatkan selama perkuliahan.

Haslina menambahkan bahwa setiap insan perguruan tinggi yang masuk membawa harapan besar dari keluarga dan cita-cita bagi bangsa. Oleh sebab itu, pihak kampus berkomitmen menyediakan atmosfer akademik yang aman, sehat, profesional, serta mendukung iklim pencapaian prestasi secara mandiri.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Semarang, Dr. Supari, menyapa hangat para peserta orientasi dan memperkenalkan sebutan akrab USMers untuk seluruh keluarga besar mahasiswa. Supari menyampaikan bahwa fokus pendidikan di kampus ini tidak hanya berpusat pada penguasaan sains dan teknologi.
Pembentukan karakter, etika kerja, serta sikap profesional yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional juga menjadi perhatian utama.
Ia menekankan bahwa mahasiswa memegang peran strategis sebagai kaum intelektual dan calon pemimpin di masa mendatang. Oleh karena itu, periode perkuliahan hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menggembleng potensi diri dan mengasah kepemimpinan.
Pesan berharga lain disampaikan oleh Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Prof. Dr. Ir. Hj. Kesi Widjajanti, S.E., M.M. Ia mendorong para mahasiswa baru untuk membiasakan diri membaca literatur sejak dini. Aktivitas membaca dinilai menjadi kunci utama untuk memperluas cakrawala berpikir agar seseorang tidak stagnan. Kesi juga mewanti-wanti agar mahasiswa tidak menjalani rutinitas pasif yang hanya pergi perkuliahan lalu langsung pulang ke rumah. Mahasiswa disarankan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler serta unit kegiatan mahasiswa untuk mengasah minat, bakat, dan keterampilan bekerjasama.

Selain pengenalan akademik, para mahasiswa baru juga menerima pembekalan materi wawasan kebangsaan yang dibawakan oleh Irjen Pol (Purn) Faizal Thayeb, S.I.K., M.H. Dalam pemaparannya, Faizal mengimbau generasi muda untuk menyikapi alur informasi digital secara bijak dan tidak mudah terprovokasi kabar yang belum pasti kebenarannya. Penggunaan media sosial hendaknya diarahkan pada hal-hal positif dan produktif.
Faizal menyarankan mahasiswa untuk selalu membandingkan berbagai sumber berita guna melatih pemikiran yang objektif serta komprehensif. Kebiasaan berpikir kritis ini dipandang sebagai modal penting bagi generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui kontribusi yang nyata dan produktif.
Rangkaian kegiatan orientasi ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk para wakil rektor, dekan, wakil dekan, Ketua Senat Universitas Semarang Prof. Dr. Hardani Widhiastuti, M.M., Psikolog, serta para perwakilan lembaga di lingkungan kampus.











