Semarang (PANTURATV.ID) - Dinas Pendidikan Kota Semarang sukses menggelar ajang Festival Lokal Berdampak Kota Semarang sebagai bagian dari rangkaian Program Gemini Academy Impact Award 2026 pada Selasa (3/11/2026). Bertempat di Ruang Aula B Dinas Pendidikan Kota Semarang, kegiatan ini dihadiri oleh sebanyak 157 peserta yang terdiri atas para pendidik dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP.
Rangkaian acara dibuka khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Mukhammad Rokhimin, S.Pd.I., M.Pd. Dalam doanya, ia memohon agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta para pendidik diberikan kekuatan untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam menghadapi perkembangan teknologi, sekaligus mengingatkan agar pemanfaatan kecerdasan buatan dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab demi meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Semarang.
Mewakili pihak penyelenggara, perwakilan Google Indonesia Sowan Habibi memberikan apresiasi penuh atas komitmen luar biasa Dinas Pendidikan Kota Semarang dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan. Ia menjelaskan bahwa para guru kerap dihadapkan pada kendala administratif, banyaknya aplikasi, hingga keterbatasan waktu untuk mendampingi siswa secara langsung.
“Melalui Google Workspace for Education, Google hadir untuk menyederhanakan pekerjaan pendidikan dalam satu platform yang terintegrasi, aman, dan efisien,” tuturnya.
Lebih lanjut, Sowan menambahkan bahwa kehadiran teknologi seperti Gemini dan NotebookLM dirancang untuk meringankan tugas guru dalam menyusun bahan ajar serta asesmen tanpa pernah menggeser esensi peran pendidik di kelas.
“Guru tetap menjadi aktor utama dalam pembelajaran. Teknologi hadir untuk membantu agar pekerjaan menjadi lebih efektif,” imbuhnya.
Semangat serupa juga disuarakan oleh Manikowati, M.Pd., selaku Wali Daerah Kota Semarang BBGTK Jawa Tengah, yang menilai positif inisiatif komunitas belajar dalam mendongkrak kompetensi pengajar. Ia berharap dampak positif dari kegiatan ini tidak berhenti di tingkat lokal saja.
“Meski bernama Festival Lokal Berdampak, dampaknya kami harapkan meluas dari Kota Semarang, Jawa Tengah, hingga nasional bahkan internasional,” ungkapnya.
Pandangan senada disampaikan oleh Dr. Miftahudin, S.Pd., M.Si., selaku Kabid Pembinaan GTK Dinas Pendidikan Kota Semarang, yang menegaskan bahwa kemajuan kualitas pendidikan mutlak bermula dari peningkatan kapasitas guru. Ia juga mewajibkan setiap sekolah agar menugaskan para pendidiknya aktif mengikuti webinar komunitas belajar Tugu Muda setiap hari Senin demi memperluas wawasan.
“Kalau guru berkembang, maka sekolah juga akan berkembang. Guru harus terus belajar, kreatif, inovatif, berkarakter, menjadi teladan, serta mampu memanfaatkan teknologi,” tegasnya.
Memasuki sesi inti, kegiatan diisi dengan talkshow interaktif menghadirkan para praktisi dan mentor berpengalaman seperti Doni Riadi, S.Pd.I. (CO Captain Belajar.id Kota Semarang & Mentor Gemini Certified Educator), Slamet Hari Pambudi, S.Pd. (Koordinator Kombel Tugu Muda & Peserta APEC Korsel 2026), Noralia Purwa Yunita, M.Pd. (Mentor Gemini Certified Educator), serta Leonny Wibowo, S.T. (Mentee Gemini Certified Educator). Para narasumber membagikan pengalaman terbaik seputar pemanfaatan perangkat AI modern seperti Gemini, NotebookLM, hingga Canva untuk merancang media ajar yang inovatif. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi serta sesi tanya jawab yang dipandu langsung oleh para mentor.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme peserta, rangkaian acara ditutup dengan Uji Gemini Certified Educator. Peserta yang berhasil menuntaskan ujian dengan cepat dan lulus langsung mendapatkan penghargaan berupa kaos eksklusif Gemini.
Melalui penyelenggaraan festival ini, Dinas Pendidikan Kota Semarang berharap para tenaga pendidik semakin adaptif menghadapi era digital dan mampu menjadikan teknologi sebagai mitra strategis dalam menghadirkan sistem pengajaran yang kreatif serta bermakna di ruang kelas.













