Semarang (PANTURATV.ID) Hari pertama sekolah sering sekali menguras emosi orang tua dan anak. Anak kecil kerap menitikkan air mata saat berpisah pada gerbang depan sekolah. Oleh karena itu, orang tua wajib mempelajari cara mengatasi anak menangis di sekolah. Kondisi psikologis seperti ini bernama separation anxiety atau kecemasan saat berpisah. Selanjutnya, pakar kesehatan anak menilai respons adaptasi ini masih sangat wajar. Namun, orang tua tetap harus segera mengambil langkah bijak demi anak.
Pertama, orang tua harus selalu bersikap tenang saat mengantar sang buah hati. Anak sangat peka saat mereka menangkap emosi cemas atau ragu dari ibu. Akibatnya, anak justru menganggap lingkungan sekolah sebagai tempat menakutkan bagi mereka sendiri. Sebaliknya, sikap percaya diri orang tua memicu anak merasa aman dan nyaman. Selain itu, orang tua perlu membuat rutinitas berpamitan singkat secara konsisten.

Orang tua sebaiknya memeluk lalu mencium anak sebelum segera pergi dari sekolah. Selanjutnya, ayah dan ibu jangan pernah pergi meninggalkan anak secara diam-diam. Langkah sembunyi-sembunyi ini berpotensi merusak rasa percaya anak terhadap ayah dan ibunya. Lebih lanjut, orang tua pantang kembali datang walau sang anak terus menangis. Tentu saja, guru bisa mengajak anak bermain agar kecemasan berpisah segera mereda. Langkah berkolaborasi ini merupakan cara ampuh mengatasi anak menangis di sekolah tiap hari.
Masa adaptasi ini membutuhkan komunikasi lancar antara pihak guru dan orang tua. Guru yang menyambut hangat tentu turut mempercepat proses penyesuaian diri sang anak. Di samping itu, orang tua harus selalu mengapresiasi setiap kemajuan kecil anak. Pujian sederhana ternyata sangat manjur membangun rasa percaya diri sang buah hati. Walaupun demikian, orang tua wajib berwaspada jika tangisan berlangsung selama berminggu-minggu. Konsultasi ahli amat membantu orang tua mengatasi anak menangis di sekolah secara tuntas.













