LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Gaya Hidup

Ancaman Mikroplastik dalam Makanan Sehari-Hari Kita

Oleh Lilis Anggraini
14 September 2026
2 menit baca

Penelitian Environmental Research Februari 2024 mengkonfirmasi mikroplastik telah menyusup ke berbagai makanan sehari-hari. Hampir semua sampel protein, buah, dan sayuran seperti apel, wortel, dan brokoli mengandung serpihan plastik berbahaya.

Ancaman Mikroplastik dalam Makanan Sehari-Hari Kita

Semarang (PANTURATV.ID) - Ancaman polusi lingkungan yang masif kini merambah piring makan masyarakat secara sangat meluas. Bahaya nyata dari mikroplastik dalam makanan harian tidak lagi sekadar mengambang pada perairan lautan lepas. Saat ini, partikel berukuran mikroskopis tersebut menyusup langsung ke berbagai jenis bahan pangan. Akibatnya, masyarakat setiap hari tanpa sadar menelan buah, sayur, serta berbagai protein hewani. Oleh karena itu, kita semua harus segera mewaspadai krisis lingkungan yang semakin memburuk.

Selanjutnya, jurnal Environmental Research merilis sebuah hasil riset terbaru pada bulan Februari 2024. Para peneliti mengonfirmasi bahwa partikel renik ini mampu merangsek masuk ke jaringan tanaman. Selain itu, limbah plastik juga bersarang pada tubuh hewan melalui perantara ekosistem tanah. Bahkan, aliran air irigasi dan seluruh proses budidaya turut memperparah tingkat penyebaran polusi. Para ahli dari berbagai universitas terkemuka dunia menguji lebih dari dua belas produk protein. Mereka meneliti secara teliti daging sapi, ayam, babi, tahu, hingga alternatif daging nabati. Hasilnya mengejutkan karena hampir seluruh sampel produk protein tersebut memiliki kandungan serpihan plastik.

Sementara itu, beraneka ragam buah dan sayur segar juga menyimpan polusi kimia serupa. Jurnal Environmental Science sebelumnya mencatat temuan mengkhawatirkan ini pada bulan Agustus tahun 2020. Tim peneliti Universitas Catania membuktikan bahwa persoalan mikroplastik dalam makanan paling parah melanda apel. Lebih lanjut, apel menempati urutan tertinggi dengan kandungan nyaris dua ratus ribu partikel. Buah pir juga menyusul dengan menyimpan potongan plastik dalam jumlah yang sangat teramat besar. Untuk kategori sayuran segar, brokoli dan wortel memimpin daftar dengan angka yang tinggi.

IMG_8ff75ee5-ce1e-4537-8789-46282f8a497f.jpg

Menariknya, pecahan plastik berukuran terkecil bersemayam pada wortel sedangkan potongan terbesar hinggap pada selada. Bagaimana polusi lingkungan berukuran sangat kecil ini bisa meresap masuk ke dalam bagian tanaman? Akar tanaman menyerap secara langsung zat polutan tersebut melalui proses biologi sangat alami. Sejumlah pakar membuktikan bahwa nanoplastik mampu menembus sistem perakaran selada dan gandum secara utuh. Kondisi polusi air serta tanah justru mempercepat fenomena penyerapan limbah berbahaya pada akar. Dengan demikian, sumber utama mikroplastik dalam makanan berasal langsung dari pencemaran lingkungan sekitar.

Krisis polusi global ini rupanya telah menyusup ke rantai makanan manusia secara sangat langsung. Sion Chan dari Greenpeace Asia Timur memberikan sebuah peringatan keras mengenai hal berbahaya ini. Menurutnya, umat manusia kemungkinan besar ikut memakan polimer plastik saat menggigit sebuah apel segar. Kesimpulannya, kita kini menghadapi tantangan besar guna mengurangi jumlah mikroplastik dalam makanan harian kita. Oleh sebab itu, setiap individu wajib memulai langkah nyata guna membatasi pemakaian kemasan plastik. Kolaborasi semua pihak akan menyelamatkan masa depan kesehatan manusia dari ancaman pencemaran lingkungan global.

Tags

#mikroplastik dalam makanan#polusi lingkungan Jawa Tengah#keamanan pangan Indonesia#mikroplastik di sayuran#pencemaran tanah Pantura#kesehatan konsumen#limbah plastik pangan#penelitian Environmental Research#wortel dan brokoli#kontaminasi air irigasi#mikroplastik di air irigasi#bahaya plastik dalam sayuran#penelitian Environmental Research 2024#kontaminasi plastik apel wortel#krisis lingkungan Pantura#nanoplastik dalam tanaman#polusi tanah dan air

Tentang Penulis

Lilis Anggraini

Penulis

Lilis adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

187 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori