Semarang (PANTURATV.ID) - Kehadiran tikus di sekitar hunian ternyata tidak hanya berkaitan dengan masalah kebersihan lingkungan. Tanpa Anda sadari, beberapa tanaman yang mengundang tikus dapat tumbuh subur di halaman. Tikus menyukai bagian tanaman tertentu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka secara rutin. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu mengenali jenis vegetasi yang berpotensi memicu masalah tersebut. Selain itu, para ahli menyarankan penanaman varietas alternatif sebagai langkah pencegahan hama. Bahkan, teknik menanam komplementer bisa membantu menjaga estetika kebun dari serangan hama.
Tanaman tulip menjadi salah satu vegetasi populer yang sangat menarik perhatian pencinta bunga. Namun, umbi tulip menyimpan cadangan makanan bergizi yang sangat memikat penciuman tajam tikus. Sebagai gantinya, Anda dapat menanam bunga bakung atau allium untuk mengusir hewan pengerat. Di samping itu, pohon buah manis seperti apel dan pir juga menyediakan pasokan makanan. Rasa manis buah yang matang di dahan selalu menarik perhatian kawanan pengerat liar. Oleh sebab itu, Anda harus rutin memanen serta mengumpulkan buah gugur dari permukaan tanah.
Tanaman penghasil kacang seperti kenari dan almond juga memicu kedatangan pengerat secara cepat. Kacang-kacangan mengandung lemak serta kalori tinggi yang sangat berguna untuk daya tahan tikus. Bahkan, tikus akan gencar mencari sumber nutrisi ini menjelang pergantian musim gugur tiba. Maka dari itu, pakar tanaman merekomendasikan pohon flowering dogwood sebagai pengganti pohon kacang. Selanjutnya, kebun sayur yang menghasilkan umbi manis juga memicu keberadaan tanaman yang mengundang tikus. Pemilik kebun harus cermat memilih jenis sayuran agar tidak memancing kedatangan hama tersebut.

Kentang, ubi jalar, serta jagung manis menawarkan kalori melimpah yang menyempurnakan santapan hama pengerat. Meskipun demikian, Anda dapat memindahkan tanaman berkalori tinggi tersebut ke dalam area rumah kaca. Selain itu, deretan bambu yang tumbuh sangat lebat menyediakan tempat persembunyian paling aman. Tunas muda serta biji bambu turut melengkapi deretan tanaman yang mengundang tikus ke area halaman. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan tanaman pembatas seperti peony atau astilbe yang anggun. Alternatif tanaman ini mampu menciptakan privasi alami tanpa harus mengundang kawanan hama pengerat.
Menanam tumbuhan beraroma kuat seperti lavender dan mint menjadi langkah ampuh mengusir hama lingkungan. Tanaman herbal Mediterania memancarkan aroma khas yang sangat mengganggu penciuman sensitif tikus. Padahal, banyak orang keliru menganggap ampas kopi sebagai bahan utama pengusir tikus kebun. Dengan demikian, penerapan strategi companion planting mampu menjaga keindahan halaman dari gangguan hama. Akhirnya, pembersihan kebun secara teratur akan menyempurnakan perlindungan rumah dari ancaman tikus.















