Semarang (PANTURATV.ID) - Sebanyak 2.765 mahasiswa baru Universitas Semarang (USM) mengikuti Pengenalan Akademik dan Kegiatan Mahasiswa. Kegiatan orientasi ini berlangsung meriah di Kampus USM pada 12 hingga 14 September 2026. Selain itu, program ini menjadi momentum mahasiswa baru beradaptasi menuju jenjang pendidikan perguruan tinggi. Mereka mengenal sistem akademik kampus sekaligus menerima pembekalan wawasan kebangsaan, karakter, serta soft skill. Lebih lanjut, acara ini secara khusus membekali mahasiswa agar sigap menghadapi perkembangan teknologi informasi saat ini.
Selanjutnya, Rektor USM, Dr. Supari secara hangat menyambut mahasiswa baru sebagai keluarga besar kampus. "Selamat datang di USM, Anda semua kini resmi menjadi warga besar kampus USM," ucapnya. Oleh karena itu, beliau secara antusias memperkenalkan istilah USMers bagi para mahasiswa baru ini.
Menurutnya, sistem pendidikan di USM tidak sekadar berorientasi pada penguasaan ilmu teori dan profesionalisme kerja. Namun demikian, mahasiswa selalu kami dorong agar mampu menjadi insan intelektual penyumbang kemajuan nyata bangsa. "Bukan hanya dibangun untuk konstruksi kompetensi mahasiswa, tetapi juga kemajuan bagi negara Republik Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Prof. Dr. Kesi Widjajanti turut mengingatkan hal penting. Beliau meminta mereka langsung membangun kebiasaan membaca sejak awal mula memasuki dunia perguruan tinggi. Menurut Kesi, kebiasaan membaca merupakan cara sederhana untuk memperluas cakrawala wawasan para mahasiswa baru tersebut. "Pesan saya, rajinlah membaca karena saudara pasti akan terus tumbuh secara sangat optimal ke depannya," ujarnya. Di samping itu, beliau mendorong setiap mahasiswa agar tidak hanya pasif menjalani rutinitas kegiatan akademik. "Saudara jangan jadi mahasiswa kupu-kupu, di Universitas Semarang ini banyak sekali tersedia wadah kegiatan ekstrakurikuler," katanya.
Pada sesi lainnya, materi berharga mengenai cara menjadi mahasiswa kritis juga tersampaikan dengan sangat baik. Irjen Pol. (Purn) Faizal Thayeb membagikan ilmunya kepada seluruh peserta Pengenalan Akademik dan Kegiatan Mahasiswa. Faizal secara lugas mengingatkan para mahasiswa agar tidak mudah menyebarkan informasi palsu di berbagai media sosial. Oleh sebab itu, setiap informasi baru harus selalu mereka periksa sumber aslinya secara sangat mendalam.
"Jangan terpengaruh provokasi, teliti betul apakah informasi itu memang benar atau salah sebelum ikut membagikannya," tegasnya. Pada akhirnya, ia mengajak mahasiswa baru terus menjadi generasi produktif demi mewujudkan kejayaan Indonesia Emas 2045. Dengan demikian, kegiatan orientasi tahunan ini benar-benar efektif mencetak generasi mahasiswa baru yang unggul dan mandiri.













