Boston (PANTURATV.ID) - Timnas Prancis secara meyakinkan menjadi tim pertama yang melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Skuad asuhan pelatih Didier Deschamps ini sukses menaklukkan tim tangguh Maroko dengan skor akhir 2-0. Pertandingan perempatfinal yang berlangsung sangat sengit tersebut digelar secara meriah di Boston Stadium pada Jumat dini hari. Oleh karena itu, para penggemar sepak bola dunia menyoroti performa luar biasa tim berjuluk Les Bleus. Kini, Prancis menatap gelar juara secara lebih dekat demi mencetak sejarah baru dunia olahraga.
Pada babak pertama, Prancis sebenarnya memiliki peluang emas untuk langsung mencetak angka unggul secara cepat. Namun, keberuntungan belum berpihak ketika wasit meniup peluit untuk memberikan hadiah tendangan penalti. Sayangnya, Kylian Mbappe gagal memanfaatkan kesempatan emas tersebut karena tendangannya meleset dari harapan.
Kiper Maroko, Yassine Bounou, tampil begitu gemilang saat menangkap bola eksekusi sang kapten Prancis secara tenang. Akibatnya, babak pertama harus berakhir imbang tanpa satu pun gol tercipta dari kedua kesebelasan. Pasukan Deschamps tentu merasa sedikit frustrasi melihat rentetan peluang besar yang melayang percuma tersebut.
Memasuki babak kedua, Les Bleus segera meningkatkan intensitas serangan demi membongkar rapatnya lini pertahanan lawan. Selanjutnya, Kylian Mbappe berhasil membalas kegagalan penaltinya secara manis pada menit ke-60 jalannya pertandingan. Kapten Timnas Prancis tersebut sukses merobek jala gawang Maroko lalu mengubah kedudukan papan skor menjadi 1-0. Tidak lama berselang, giliran penyerang Ousmane Dembele yang menunjukkan ketajamannya di depan gawang penjaga Maroko.

Pemain sayap lincah ini leluasa mencetak gol cantik pada menit ke-66 untuk menggandakan keunggulan timnya. Dengan demikian, Prancis sangat mantap menutup laga krusial ini dengan raihan kemenangan bersih dua gol.
Kemenangan penting atas Maroko ini otomatis memastikan langkah mulus Prancis menuju semifinal Piala Dunia 2026. Pencapaian luar biasa tersebut langsung menempatkan Prancis ke dalam daftar rekor elite sejarah sepak bola dunia. Mereka berhasil menembus babak empat besar dalam tiga edisi turnamen akbar ini secara beruntun.
Sebelumnya, hanya negara Jerman dan Brasil yang mampu mencatatkan rekor konsistensi tingkat tinggi seperti itu. Menanggapi hasil membanggakan ini, Didier Deschamps menyatakan rasa bangganya terhadap kerja keras seluruh pilar pemain.
"Kami menunjukkan mentalitas juara yang sejati, pantang menyerah meski tim sempat gagal mencetak penalti," ungkap Deschamps.
Saat ini, punggawa Timnas Prancis tinggal bersabar menanti calon lawan tangguh mereka di babak selanjutnya. Mereka akan segera menghadapi pemenang laga sengit antara Timnas Spanyol melawan skuad kuat Timnas Belgia. Di sisi lain, bagan turnamen sebelahnya juga menghadirkan sejumlah duel panas yang rasanya tak kalah menarik.
Para penonton dari berbagai negara masih menantikan hasil akhir bentrok besar antara Inggris melawan Norwegia. Selain itu, ada pula duel memperebutkan tiket selanjutnya antara tim favorit Argentina yang siap menantang Swiss. Tentunya, persaingan panas merebut trofi emas ini akan semakin ketat menjelang partai puncak turnamen.















