LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Pendidikan

Sulap Serai Jadi Lotion Antinyamuk, Mahasiswa USM Bantu Warga Desa Sawi Cegah DBD

Oleh Citra Mellyana Putri
7 September 2026
2 menit baca

Sulap Serai Jadi Lotion Antinyamuk, Mahasiswa USM Bantu Warga Desa Sawi Cegah DBD

Sulap Serai Jadi Lotion Antinyamuk, Mahasiswa USM Bantu Warga Desa Sawi Cegah DBD

Semarang (PANTURATV.ID) - Menghindari gigitan nyamuk saat musim hujan tiba sebenarnya tidak harus selalu mengandalkan bahan kimia buatan pabrik. Pada Selasa (25/8/2026), sekitar 25 warga Desa Sawi RT 8/RW 6, Kota Semarang, diajari cara mengolah tanaman serai dapur menjadi lotion antinyamuk alami. Produk ini terbukti efektif menolak nyamuk, aman untuk kulit, dan tentunya ramah lingkungan.

Inovasi ini lahir dari program sosialisasi dan pendampingan masyarakat yang digagas oleh tim pengabdian mahasiswa Universitas Semarang (USM). Kegiatan strategis ini didanai penuh oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026 melalui Skema Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), berkolaborasi dengan USM.
Kondisi pemukiman warga yang rawan genangan air memang kerap menjadi tempat favorit nyamuk untuk berkembang biak. Hal inilah yang mendorong pentingnya aksi mandiri dan berkelanjutan dari masyarakat. Lewat pelatihan ini, pemahaman warga pun meningkat pesat. Tanaman yang tadinya hanya dianggap bumbu dapur biasa, kini dipahami memiliki kandungan minyak atsiri yang bisa diolah sendiri menjadi lotion antinyamuk.

Langkah sederhana tapi bermanfaat ini disambut hangat oleh Ketua RW 6 Desa Sawi.
"Saya mengapresiasi kreativitas mahasiswa USM yang jeli mengolah serai menjadi produk berguna. Padahal sebelumnya tanaman ini belum pernah kami lirik untuk kebutuhan seperti lotion antinyamuk," ungkap Ketua RW 6 Desa Sawi di sela-sela kegiatan.

Cara pembuatan lotion ini terbilang praktis dan sangat mudah dicoba di rumah. Prosesnya dimulai dengan mencuci bersih batang serai segar, lalu memotongnya kecil-kecil atau mememarkannya agar zat alaminya keluar secara maksimal. Serai tersebut kemudian direbus dalam air bersih sampai menghasilkan ekstrak pekat. Setelah disaring dan didinginkan, air rebusan dicampur rata dengan bahan dasar lotion pelembap serta sedikit minyak zaitun untuk menjaga kelembapan kulit. Terakhir, lotion dimasukkan ke dalam wadah yang bersih dan tertutup rapat. Kebersihan alat dan bahan memang sangat diperhatikan agar produk aman di kulit serta tidak memicu iritasi.

Meski begitu, para mahasiswa mengingatkan bahwa penggunaan lotion ini harus tetap diimbangi dengan menjaga kebersihan lingkungan lewat gerakan 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang). Ke depannya, olahan serai ini diharapkan tak sekadar dipakai untuk kebutuhan pribadi, tetapi bisa dikemas dan dipasarkan dengan baik agar dapat mendongkrak perekonomian warga Desa Sawi RT 8/RW 6.

Atas terselenggaranya acara ini, tim pengabdian mahasiswa USM menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemdiktisaintek atas dukungan hibah PKM 2026, serta kepada pihak Universitas Semarang dan seluruh warga Desa Sawi yang sudah terlibat aktif.

Tentang Penulis

Citra Mellyana Putri

Penulis

Citra adalah jurnalis di PanturaTV yang menulis seputar olahraga/gaya hidup/berita nasional. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.

281 artikel dipublikasikan

Berita Terkait

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori