Semarang (PANTURATV.ID) – PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi melalui kegiatan kunjungan industri yang dilaksanakan di Kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Semarang, pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Iconnectivity for Education yang berfokus pada penguatan konektivitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan. Kegiatan ini diikuti oleh 68 siswa kelas XI jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) dari SMK Negeri 1 Sambi, Boyolali, yang didampingi oleh jajaran tenaga pendidik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Arif Kuncoro selaku Kepala Program, Eko Widiyanto dan Alifatul Ilmi sebagai guru TKJ, Maulana Burhan sebagai guru kelas, serta Sri Pujiyati selaku Kepala Tata Usaha. Kehadiran para pendidik ini menjadi bagian penting dalam memastikan keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia industri.
Kunjungan industri ini dirancang sebagai ruang pembelajaran aplikatif yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam memahami ekosistem industri telekomunikasi dan konektivitas digital. Para peserta memperoleh pemaparan komprehensif terkait pengembangan jaringan fiber optic, pengelolaan layanan digital, hingga peran teknologi dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional serta akselerasi transformasi digital.
Lebih dari sekadar transfer pengetahuan, kegiatan ini juga membuka perspektif siswa terhadap standar kompetensi industri yang semakin dinamis. Siswa diajak untuk memahami pentingnya kesiapan keterampilan teknis, kemampuan adaptasi, serta pola pikir inovatif sebagai bekal dalam menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri.
“PLN Icon Plus berkomitmen untuk terus membangun ekosistem kolaboratif antara industri dan pendidikan vokasi. Melalui kunjungan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman nyata bagi siswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja, sekaligus memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang,” ujar Leandra.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menegaskan bahwa penguatan kompetensi generasi muda melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan industri ke depan.
“PLN Icon Plus terus berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang jaringan dan telekomunikasi. Melalui semangat Iconnectivity for Education, kami mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang terhubung dengan kebutuhan industri, sehingga menghasilkan lulusan yang siap kerja, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi,” ungkap Chipta.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sambi, Darsono, SE., S.Kom., M.M, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar langsung di lingkungan industri.
“Kegiatan ini memberikan wawasan yang sangat berharga bagi siswa kami. Dengan melihat langsung implementasi teknologi di dunia industri, siswa dapat memahami standar kompetensi yang dibutuhkan serta mempersiapkan diri secara lebih matang untuk terjun ke dunia kerja,” ungkap Darsono.
Melalui kegiatan ini, PLN Icon Plus berharap kolaborasi dengan institusi pendidikan vokasi dapat terus diperluas dan diperkuat. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi dalam mendukung perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia.













