LIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdanaLIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdanaLIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdanaLIVE TV PANTURA SEGERA MENGUDARA — Ikuti kanal YouTube PanturaTV supaya tidak ketinggalan siaran perdana
Gaya Hidup

Memperlambat Laju Hidup di Arequipa lewat Kuliner Tradisional dan Istirahat Siang

Oleh Citra Mellyana Putri
9 Oktober 2026
1 menit baca

Memperlambat Laju Hidup di Arequipa lewat Kuliner Tradisional dan Istirahat Siang

Memperlambat Laju Hidup di Arequipa lewat Kuliner Tradisional dan Istirahat Siang

Arequipa (PANTURATV.ID) - Di Kota Arequipa yang megah di bawah kaki gunung berapi, warga lokal mempertahankan gaya hidup tradisional yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kerja dan istirahat. Salah satu kebiasaan unik mereka adalah tradisi makan siang berdurasi panjang yang dilanjutkan dengan siesta atau istirahat sejenak di pertengahan hari. Di tengah gempuran budaya kerja modern yang serba cepat, masyarakat Arequipa tetap teguh menjaga ritme hidup yang lebih santai ini.

Saat jam makan siang tiba, sebagian besar toko dan bisnis lokal akan tutup selama beberapa jam untuk memberikan waktu bagi para pekerja kembali ke rumah. Makan siang dianggap sebagai waktu makan paling utama dalam sehari, di mana seluruh anggota keluarga berkumpul untuk menikmati hidangan hangat khas pegunungan Andes. Sajian tradisional seperti sup pekat dan olahan daging dimasak secara perlahan menggunakan bumbu rempah alami.

Momen santap siang ini tidak pernah dilakukan secara terburu-buru, melainkan diselingi dengan percakapan hangat keluarga mengenai aktivitas harian masing-masing. Setelah selesai makan, warga biasanya mengalokasikan waktu sekitar 30 hingga 60 menit untuk tidur siang atau sekadar bersantai di halaman rumah. Istirahat sejenak ini bertujuan untuk mengembalikan energi fisik dan menyegarkan pikiran sebelum kembali bekerja di sore hari.

Pola hidup ini terbukti sangat efektif dalam mencegah kelelahan mental atau burnout yang kerap dialami oleh masyarakat pekerja perkotaan. Warga Arequipa memiliki tingkat stres yang relatif rendah serta kualitas hubungan kekeluargaan yang sangat erat berkat interaksi rutin setiap hari. Produktivitas kerja di sore hari pun tetap terjaga dengan baik karena kondisi tubuh yang telah segar kembali.

Gaya hidup lambat atau slow living di Arequipa memberikan pelajaran bernilai tinggi mengenai pentingnya menghargai waktu istirahat di era modern. Warga membuktikan bahwa kesuksesan dan produktivitas tidak harus dicapai dengan mengorbankan kesehatan mental dan kehangatan keluarga. Kebiasaan bernilai ini terus dipertahankan sebagai salah satu kearifan lokal paling berharga di Peru.

Tentang Penulis

Citra Mellyana Putri

Penulis

Belum ada bio untuk penulis ini.

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori