LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Pendidikan

Kisah Inspiratif Yusmar, Baru Lancar Membaca Kelas 5 SD Kini Lolos UGM

Oleh Azizah Nafiu
15 Juli 2026
2 menit baca

Julian Yusmar Dima Huda dari Kabupaten Sabu Raijua, NTT, berhasil meraih beasiswa kuliah gratis di UGM jurusan Ilmu Komunikasi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi.

Kisah Inspiratif Yusmar, Baru Lancar Membaca Kelas 5 SD Kini Lolos UGM

NTT (PANTURATV.ID) - Julian Yusmar Dima Huda sukses menorehkan sebuah kisah yang sangat inspiratif. Pemuda asal Kabupaten Sabu Raijua ini berhasil menembus ketatnya seleksi perguruan tinggi negeri. Bahkan, ia berhasil mendapatkan kesempatan emas kuliah gratis di UGM pada tahun ini. Padahal, Yusmar kecil secara jujur mengaku baru bisa membaca lancar saat duduk di kelas 5 SD. Keterbatasan ekonomi keluarga memang sempat membuat akses pendidikannya berjalan dengan sangat lambat.

Selanjutnya, kakek dan neneknya merawat Yusmar dengan penuh kasih sayang sejak usianya menginjak satu tahun. Sang kakek bekerja keras sebagai petani ladang untuk menghidupi kebutuhan keluarga kecil tersebut sehari-hari. Sementara itu, neneknya gigih membantu ekonomi keluarga dengan cara berjualan aneka kue setiap hari. Ayah Yusmar telah lama meninggal dunia, sedangkan ibunya pergi pindah untuk membangun kehidupan baru. Oleh karena itu, keadaan hidup memaksanya untuk berjuang lebih keras daripada anak-anak seusianya.

Kemudian, semangat belajarnya mulai tumbuh secara nyata ketika masa pandemi Covid-19 melanda daerahnya. Ketersediaan telepon genggam pertama membuat Yusmar berani berkomitmen untuk mulai belajar dengan sungguh-sungguh. Selain itu, kompetisi Duta Siswa Indonesia turut mengubah total cara pandangnya terhadap dunia pendidikan. Ajang bergengsi tersebut sukses meyakinkan dirinya bahwa ia juga memiliki kesempatan menempuh perguruan tinggi. Melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, pemuda gigih ini berhasil meraih mimpinya.

Ia resmi lolos seleksi dan berhak menikmati kuliah gratis di UGM jurusan Ilmu Komunikasi. Beasiswa uang kuliah tunggal bersubsidi penuh ini membebaskannya dari segala bentuk beban biaya finansial. Terkait keberhasilan besar ini, Yusmar menceritakan perjalanan belajarnya dengan ekspresi wajah yang sangat antusias.

247112.jpg

Dia secara bangga menyatakan, "Saya punya prinsip ingin keluar dari zona nyaman." Pernyataan tersebut secara gamblang membuktikan bahwa anak daerah terpencil pun berhak memiliki mimpi besar.

Selanjutnya, Yusmar selalu menerapkan manajemen waktu yang disiplin selama menempuh pendidikan sekolah menengah. Ia rutin mengikuti kegiatan pramuka dan OSIS hingga akhirnya sukses menjabat sebagai wakil ketua. Di sisi lain, ia juga memberanikan diri mendaftar berbagai macam kompetisi bergengsi secara mandiri. Ia rajin bangun pagi hari demi memahami materi pelajaran sebelum berangkat ke gedung sekolah. Mengenai rutinitas hariannya ini, Yusmar membagikan sebuah cerita yang sangat memotivasi banyak orang.

Dia secara langsung menuturkan, "Hampir setiap hari saya bangun sekitar pukul 04.00 hingga 05.00." Kegiatan belajar pagi hari tersebut terasa sangat efektif karena kondisi tubuhnya masih cukup segar.

Oleh sebab itu, ia tegas berpesan agar siswa dari daerah terpencil tidak pernah mudah menyerah. Ia menyarankan setiap pelajar untuk menikmati semua proses tanpa pernah meremehkan potensi diri sendiri. Kesimpulannya, ketekunan belajar dan strategi matang mampu mengalahkan segala rintangan serta keterbatasan yang ada.

Tags

#Yusmar UGM#beasiswa UGM#kisah inspiratif pendidikan#NTT Sabu Raijua#Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi#Ilmu Komunikasi UGM#pendidikan anak daerah terpencil#motivasi belajar#berita pendidikan Pantura#kisah inspiratif NTT#Sabu Raijua#perjuangan pendidikan#daerah terpencil

Tentang Penulis

Azizah Nafiu

Penulis

Belum ada bio untuk penulis ini.

30 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori