Yogyakarta (PANTURATV.ID) - Kisah inspiratif datang dari Muhammad Ayyub Al-Fatih pada acara wisuda baru-baru ini. Mahasiswa Program Studi Perbankan ini berhasil menorehkan prestasi yang sangat membanggakan. Faktanya, dia resmi menyandang status sebagai lulusan termuda UGM pada periode kali ini. Ayyub mengalahkan ratusan wisudawan lain di Graha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada. Akhirnya, pemuda berprestasi ini menyelesaikan masa studinya dengan sangat gemilang dan memuaskan.
Selanjutnya, Ayyub menuntaskan pendidikannya pada usia 20 tahun, satu bulan, dan 13 hari. Pencapaian luar biasa ini jauh di bawah rata-rata usia kelulusan mahasiswa lainnya. Rata-rata wisudawan sarjana terapan kali ini berusia sekitar 22 tahun lebih. Oleh karena itu, gelar prestisius tersebut bukan sekadar penghargaan biasa baginya. Sebaliknya, hal itu merupakan buah manis dari kedisiplinan dan komitmen belajarnya. Selain itu, dorongan kuat dari keluarga juga sangat membantunya dalam menyelesaikan kuliah tepat waktu.
Meskipun demikian, perjalanan akademik mahasiswa cerdas ini tentu bukan tanpa hambatan. Tantangan paling berat muncul ketika dia mulai menyusun tugas akhir kuliah. Sebagai lulusan termuda UGM, dia memang selalu mempersiapkan segala sesuatunya sejak awal. Ayyub berusaha mencari banyak referensi agar memahami tahapan penyusunan secara mendalam.
"Aku tahu tujuan awalku. Aku mau lulus tepat waktu," ungkap Ayyub. Akibatnya, dia harus mendedikasikan waktu ekstra untuk menyelesaikan penyusunan tugas akhir tersebut. Di sisi lain, target lulus cepat tidak membuatnya mengabaikan kegiatan non-akademik. Dia justru aktif mengembangkan kemampuan diri melalui berbagai organisasi kampus kampus.

Sebagai contoh, Ayyub bergabung dengan Kelompok Studi Pasar Modal bersama teman-temannya. Lebih lanjut, dia juga mengambil pekerjaan paruh waktu pada Direktorat Pengabdian Masyarakat. Dia secara khusus membantu divisi yang berfokus pada pemberdayaan sektor UMKM. Melalui pengalaman tersebut, dia berhasil memahami penerapan ilmu finansial secara langsung. Kemudian, pemuda ini juga mengikuti kompetisi bergengsi dari Otoritas Jasa Keuangan.
Bersama rekan satu timnya, Ayyub sukses merebut juara ketiga pada kompetisi tersebut. "Selama bangku perkuliahan, kita kan hanya mendapat teori," kata Ayyub menambahkan. Oleh sebab itu, dia mencari pengalaman praktis lewat berbagai kegiatan eksternal. Setelah itu, dia berencana menapaki dunia profesional usai meraih gelar akademik. Ayyub sangat tertarik untuk merintis karier cemerlang di bidang perpajakan nasional.
Terlebih lagi, dia sudah mengantongi sertifikasi perpajakan sebelum menyelesaikan pendidikan formalnya. Berbekal ilmu dan sertifikasi tersebut, dia mulai mencari peluang kerja terbaik. "Sekarang, aku ingin mencoba pengalaman bekerja di bidang perpajakan secara langsung," ucap Ayyub. Pada akhirnya, Ayyub memberikan pesan penting kepada seluruh mahasiswa yang masih berkuliah. Dia mengingatkan rekan-rekannya agar tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan emas menimba ilmu. "Pandai-pandai pilih teman, gunakan waktu sebaik mungkin, dan nikmati perkuliahannya," pungkasnya.












