LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'LIVE TV PANTURA SUDAH BISA DIAKSES — Tonton siaran langsung sekarang, klik tombol 'LIVE TV'
Peristiwa

Kebakaran Hebat Melanda Gudang Produksi Dupa di Tangerang, Petugas Berjibaku Lima Jam Taklukkan Api

Oleh Cinta Isabell
21 Juli 2026
4 menit baca

Kebakaran hebat melanda gudang produksi dan penyimpanan dupa di Jalan Raya Bayur, Kelurahan Priuk Jaya, Kota Tangerang pada Senin (21 Juli 2026).

Kebakaran Hebat Melanda Gudang Produksi Dupa di Tangerang, Petugas Berjibaku Lima Jam Taklukkan Api

Tangerang ( PANTURATV.ID ) - Sebuah insiden kebakaran hebat telah melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai gudang produksi sekaligus tempat penyimpanan dupa yang berlokasi di kawasan Jalan Raya Bayur, wilayah Kelurahan Priuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Peristiwa nahas yang terjadi pada hari Senin tanggal dua puluh Juli tahun dua ribu dua puluh enam tersebut memicu kepanikan warga sekitar dan mengharuskan petugas pemadam kebakaran bekerja keras tak kenal lelah selama kurang lebih lima jam lamanya sebelum akhirnya si jago merah berhasil ditaklukkan sepenuhnya pada malam harinya.

Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan oleh Andia S Rahman selaku Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Tangerang, pihak berwenang pertama kali menerima laporan darurat mengenai amukan api tersebut tepat pada pukul lima lewat sembilan menit sore Waktu Indonesia Barat.

images (14).jpg

Merespons laporan yang masuk dengan sangat cepat, tim pemadam kebakaran langsung bersiap dan diberangkatkan menuju lokasi kejadian hanya dalam selang waktu satu menit setelah informasi tersebut diterima. Perjalanan menuju lokasi kebakaran memakan waktu sekitar dua puluh menit, di mana regu penyelamat tiba di tempat kejadian perkara pada pukul setengah enam sore dan langsung berhadapan dengan kobaran api yang sudah mulai membesar.

Perjuangan memadamkan api ini bukanlah tugas yang mudah, mengingat material yang berada di dalam bangunan sangat rentan terhadap nyala api. Proses penjinakan si jago merah, yang dilanjutkan dengan tahapan pendinginan area untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa, baru bisa diselesaikan secara tuntas pada pukul sembilan lewat empat puluh enam menit malam Waktu Indonesia Barat.

Dalam upaya keras menjinakkan amukan api tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang mengerahkan armada dalam jumlah yang cukup besar, yakni sebanyak sebelas unit mobil pemadam kebakaran yang dikawal oleh total empat puluh enam personel yang terlatih. Andia S Rahman, saat memberikan konfirmasi kepada awak media pada hari Selasa tanggal dua puluh satu Juli tahun dua ribu dua puluh enam, mengungkapkan rasa syukurnya karena berkat kerja sama seluruh tim di lapangan, kobaran api akhirnya sukses dipadamkan dan situasi di lokasi kejadian sudah kembali dalam keadaan yang aman dan kondusif.

Keberhasilan operasi pemadaman ini juga tidak lepas dari bantuan berbagai pihak terkait, di mana personel pemadam kebakaran mendapatkan dukungan penuh dari aparat Babinsa setempat, petugas Trantib dari Kecamatan Periuk, serta relawan dari Palang Merah Indonesia yang turut bersiaga membantu di lokasi.

images (15).jpg

Jika ditinjau dari segi kerusakan materiil, bangunan gudang yang terbakar itu sendiri diketahui berdiri di atas lahan yang cukup luas, yakni mencapai kurang lebih seribu meter persegi. Tempat ini sehari-harinya difungsikan sebagai pusat aktivitas produksi dupa dan juga sebagai area penyimpanan bahan baku utamanya, yaitu getah damar, yang sifatnya mudah menyala dan memicu rambatan api.

Akibat peristiwa kebakaran yang mematikan ini, satu blok utuh dari area gudang tersebut dilaporkan ludes terbakar tanpa sisa sedikit pun. Tidak hanya melahap bangunan fisik gudang, kobaran api yang tak terkendali itu juga turut menghanguskan satu unit kendaraan roda empat berupa mobil pikap bermerk Panther yang kebetulan sedang terparkir di area lokasi saat musibah itu terjadi.

Dampak dari musibah kebakaran ini rupanya tidak hanya berhenti di area pabrik atau gudang saja, melainkan juga menyentuh pemukiman warga. Ganasnya rambatan api juga sempat menyambar dan memberikan dampak kerusakan pada satu bangunan rumah tinggal milik warga sipil yang posisinya memang kebetulan berdekatan dengan lokasi kejadian.

Meskipun demikian, di tengah besarnya kerugian materiil yang timbul akibat bencana ini, terdapat sebuah kabar baik dan melegakan, yaitu pihak berwenang memastikan tidak ada satu pun korban jiwa yang jatuh akibat insiden kebakaran gudang dupa ini. Keselamatan jiwa warga dan pekerja di sekitar lokasi menjadi hal yang paling patut disyukuri di balik rentetan kerugian fisik yang dialami oleh pihak pemilik usaha maupun warga yang terdampak.

Mengenai asal muasal mengapa malapetaka ini bisa terjadi, pihak berwenang hingga saat ini masih terus melakukan proses penyelidikan yang mendalam guna mengungkap penyebab pasti dari kebakaran tersebut. Dari sejumlah informasi awal yang berhasil dihimpun oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang di lapangan, kemunculan api pertama kali dilaporkan terlihat bersumber dari area bagian belakang gudang penyimpanan tersebut. Api yang bermula dari titik belakang itu kemudian dengan sangat cepat merambat dan membesar hingga melahap sebagian besar area bangunan.

Sampai dengan saat ini, total nilai kerugian secara finansial yang diderita akibat musibah ini masih dalam tahap perhitungan dan belum dapat dipastikan secara rinci angka nominalnya. Namun yang terpenting dan menjadi fokus utama, pihak petugas telah menjamin bahwa kondisi di lapangan pasca tahapan pendinginan berjam-jam telah benar-benar aman sehingga masyarakat sekitar tidak perlu lagi merasa cemas atau khawatir akan adanya ancaman api susulan yang membahayakan.

Tags

#kebakaran Tangerang#gudang dupa Priuk#pemadam kebakaran#BPBD Tangerang#kebakaran hebat#Kelurahan Priuk Jaya#bencana alam#penanggulangan bencana#Andia S Rahman#Kota Tangerang#kebakaran gudang produksi#Jalan Raya Bayur#bencana Tangerang#operasi pemadaman api

Tentang Penulis

Cinta Isabell

Penulis

Belum ada bio untuk penulis ini.

50 artikel dipublikasikan

Berita Terkait

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori